Habiskan APBA Miliaran Rupiah, Gedung Pendingin Ikan dan Pabrik Tepung Ikan di Lampulo Terbengkalai

Bahkan pantauan Serambinews.com di pabrik pengolahan tepung ikan, beberapa bagian mesinnya sudah hilang, seperti dinamo mesin pengolah tepung

Habiskan APBA Miliaran Rupiah, Gedung Pendingin Ikan dan Pabrik Tepung Ikan di Lampulo Terbengkalai
Serambinews.com/Muhammad Nasir
Anggota Komisi II DPRA saat melakukan sidak ke Cold Storage (pendingin ikan) dan Pabrik Tepung ikan, di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh, Selasa (18/6/2019). 

Dibangun Dengan APBA Miliaran Rupiah, Gedung Pendingin Ikan dan Pabrik Tepung Ikan di Lampulo Terbengkalai

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dua aset milik pemerintah Aceh yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah saat ini kondisinya tidak difungsikan dan terbengkalai.

Kedua bangunan tersebut, yaitu Cold Storage (pendingin ikan) dan pabrik tepung ikan yang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh.

Komisi II DPRA, Selasa (18/6/2019) melakukan kunjungan ke kedua bangunan tersebut untuk melihat kondisinya.

Baca: Seorang Napi Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri, Ini Identitas dan Kasusnya

Karena keduanya dibangun dengan dana APBA, tapi saat ini tidak memberi dampak kepada masyarakat maupun nelayan setempat.

Ketua Komisi II DPRA, Nurzahri kepada Serambinews.com mengatakan, bahwa saat ini bangunan itu sudah dilengkapi dengan fasilitas, namun belum difungsikan.

Ada bangunan yang harus dilengkapi fasilitas listrik supaya dapat beroperasi.

Bahkan pantauan Serambinews.com di pabrik pengolahan tepung ikan, beberapa bagian mesinnya sudah hilang, seperti dinamo mesin pengolah tepung.

Baca: Rafli Usulkan Tembak Mati Pengedar Narkoba, Lalu Saran Agar Ganja Jadi Pilot Project Untuk Medis

Sehingga komisi II DPRA meminta Pemerintah Aceh agar segera memfungsikan kedua aset daerah tersebut.

Jika tidak ada pihak swasta yang bersedia mengelola, maka harus dibentuk Badan Layanan Umum untuk mengelolanya.

Memang diakui Nurzahri, saat ini khusus Cold Storage, Pemerintah Aceh sudah membuat klausul untuk ditawarkan kepada pihak ketiga yang ingin mengelola.

"Kita tawarkan dulu, ada yang berminat atau tidak, kalau memang tidak ada maka nanti kita duduk lagi, kita turunkan lagi nilai yang akan ditawarkan, " ujar Nurzahri.(*)

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved