Para Keuchik di Abdya Dikabarkan Akan Studi Banding ke Luar Negeri

Keberangkatan para keuchik itu kabarnya menggunakan Anggaran Pembangunan dan Belanja Gampong (APBG)

Para Keuchik di Abdya Dikabarkan Akan Studi Banding ke Luar Negeri
NET
Ilustrasi 

Para Keuchik di Abdya Dikabarkan Akan Studi Banding ke Luar Negeri

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Para kepala desa atau Keuchik di Aceh Barat Daya (Abdya) dikabarkan akan melakukan studi banding ke luar negeri.

Keberangkatan para keuchik itu kabarnya menggunakan Anggaran Pembangunan dan Belanja Gampong (APBG).

Bahkan, dalam rincian prioritas penggunaan Dana Desa 2019 tertera anggaran sebesar Rp 20 juta untuk Bimtek Pemberdayaan Ekonomi Keuchik dan Tuha Peut atau masing-masing Rp 10 juta setiap desa.

Baca: Jatuh Pingsan Saat Bicara di Persidangan, Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal

Salah satu negara yang kabarnya akan dikunjungi para Keuchik tersebut adalah Thailand.

Meski masih sebatas wacana, Thailand masuk dari tiga opsi yang diajukan oleh keuchik kepada pemerintah untuk target yang akan dikunjungi.

Selain luar Negeri, para keuchik juga mengusulkan studi Banding di dalam negeri.

Untuk dalam negeri mereka mengusulkan ke Jawa Timur atau Jawa Barat.

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

Meski begitu, sejumlah keuchik berharap studi banding bisa dilakukan di luar negeri.

Karena Thailand merupakan negara pengekspor terbesar produk pertanian dunia.

Bukan itu saja, ongkos atau biaya tranportasi ke Thailand lebih murah jika dibandingkan ke Jawa Barat dan Jawa Timur yang masuk dalam tiga opsi yang diajukan kepada pemerintah.

Jika perjalanan itu disetujui, maka para keuchik dan tuha peut itu akan berangkat dalam waktu dekat atau pada Agustus.

Mengingat, anggaran keberangkatan tersebut telah diplotkan pada tahap I. (*)

Baca: Isak Tangis Warnai Pemakaman 1 Keluarga dalam Satu Liang, Korban Tabrakan Sempati Star vs Xenia

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved