Breaking News:

Polres Pidie Musnahkan 390 Kg Bawang Ilegal, 95 Kg Dijadikan BB di Pengadilan

Bawang tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat jenis tandem roller di mapolres setempat.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Satu alat berat jenis tandem roller melindas bawang saat proses pemusnahan di Mapolres Pidie, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie, Selasa (18/6/2019) memusnahkan 390 kg bawang bombay ilegal.

Bawang tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat jenis tandem roller di mapolres setempat. 

Data kepolisian, bawang tersebut berjumlah 3,7 ton, ditangkap saat diangkut dengan Colt Diesel BL 8224 AV di kawasan pasar Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur, Jumat (25/5/2019).

Saat itu, polisi mengamankan dua pelaku masing-masing AR (46) pemilik warga Gampong Mesjid Jeurat Manyang, Kecamatan Mutiara Timur.

Berikutnya, AW (36) sopir truk warga Gampong Sagoe Teupeu kecamatan sama. Polisi menangkap truk berisi bawang merah tersebut, karena pemilik hanya mengantongi dokumen palsu.

Bawang bombay itu diambil dari Kuala Ceurapee, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen.

Baca: Oknum Polisi Polres Pidie Ini Terancam Dipecat Karena Edarkan Narkoba

Baca: VIDEO - 400 Karung Bawang Ilegal dari India Diamankan di Pidie

Baca: Polres Pidie Amankan Truk Pengangkut 4 Ton Lebih Bawang Ilegal, Dibawa dari Pelabuhan di Bireuen

Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Juli Effendi SE MSi, kepada Serambinews.com, Selasa (18/6/2019) menjelaskan, polisi memusnahkan barang bukti (BB) berjumlah 390 kg dari total 3.705 kg.

Sementara sisanya sekitar 95 kg akan dijadikan BB saat proses persidangan di pengadilan.

"Bawang itu harus dimusnahkan yang diduga mengandung virus penyakit dan jika ditanam membahayakan komuditi lain, khususny sesama jenis," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved