Rafli Usulkan Tembak Mati Pengedar Narkoba, Lalu Saran Agar Ganja Jadi Pilot Project Untuk Medis

Tapi Rafli memberi pandangan serta saran agar ganja di Aceh, salah satunya bisa menjadi pilot project untuk kepentingan dan kebutuhan medis

Rafli Usulkan Tembak Mati Pengedar Narkoba, Lalu Saran Agar Ganja Jadi Pilot Project Untuk Medis
FOR SERAMBINEWS.COM
Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, kunjungan kerja Komite III DPD RI, ke Banda Aceh dalam rangka penyusunan Rancangan Undang- Undang (RUU) perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Selasa (18/6/2019) 

Rafli Usulkan Tembak Mati Pengedar Narkoba, Lalu Ganja Bisa Jadi Pilot Project Untuk Medis

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM , BANDA ACEH – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Rafli, mengusulkan agar pengedar narkoba untuk ditembak mati.

Tapi Rafli memberi pandangan serta saran agar ganja di Aceh, salah satunya bisa menjadi pilot project untuk kepentingan dan kebutuhan medis.

Penegasan tersebut diungkapkan Rafli saat kunjungan kerja (Kunker) Komite III DPD RI, ke Banda Aceh dalam rangka penyusunan Rancangan Undang- Undang (RUU) perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Selasa (18/6/2019) tadi pagi ke Kantor Gubernur Aceh.

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

Kehadiran Komite III DPD RI yang diterima oleh Plt Setda mewakili Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Kepala Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh dan para kepala Badan Narkotikan Nasional Kabupaten/Kota (BNNK).

Dalam kunker itu juga untuk mendengar pendapat sejumlah pihak terkait serta penggiat antinarkoba di Provinsi Aceh.

"Hari ini kita hadir di sini untuk mendata kembali masukan-masukan serta menguatkan regulasi yang terintegrasi dan permanen dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Persoalan ganja di Aceh, lanjut Rafli, bukan hanya persoalan instansi terkait, tapi sudah menjadi persoalan semua pihak.

Baca: Fakta Pelajar SMK Rekam Adegan Mesum Dalam Kelas, Siswi: Jangan Ko Kasi Nyala Blitz-nya

Sehingga Rafli mengusulkan agar ganja menjadi pilot project untuk kepentingan dan kebutuhan medis.

"Ganja, bila tidak disalahgunakan sangat berguna untuk dunia medis. Saya rasa ini bisa menjadi pilot project di Aceh untuk dipergunakan khusus di dunia medis dan menjadi pusat kajian ilmiah, seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara berkembang saat ini," ujar Rafli.

"Lalu, di dalam RUU perubahan ini saya setuju dan saya mengusulkan untuk menembak mati para pengedar narkoba,” tegas Rafli sembari menyebutkan dirinya juga terus menyuarakan antipenyalahgunaan narkoba di setiap kesempatan.

Selain Rafli, hadir dari Komite III DPD RI lainnya, mulai Dedi Batubara, Herry Erfian, KH Syibli Sahabudin, Oni Suwarman, Insiawati Ayus, dan Muhammad Saleh.(*)

Baca: Donald Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia dan China Peringatkan AS Menahan Diri

Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved