Seorang Napi Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri, Ini Identitas dan Kasusnya

"Untuk itu kami mengimbau kepada napi lain supaya segera menyerahkan diri secepatnya ke petugas,"

Seorang Napi Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri, Ini Identitas dan Kasusnya
FOR SERAMBINEWS.COM
Abdul Hamid (kiri) napi Cabang Rutan Lhoksukon yang kabur pada Minggu (16/6/2019) sore, kemudian pada Selasa (18/6/2019) malam diantar keluarga untuk menyerahkan diri. 

Seorang Napi Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri, Ini Identitas dan Kasusnya

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Satu dari 44 narapidana (napi) Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara yang masih kabur, pada Selasa (18/6/2019) malam menyerahkan diri ke Polres Aceh Utara.

Kini pria tersebut sudah dibawa ke Rumah Dinas Kepala Rutan Lhoksukon, Yusnal SH.

Untuk diketahui pada Minggu (16/6/2019) sore, 73 napi dan tahanan membobol Rutan Lhoksukon dengan cara merusak tiga pintu dan fasilitas lainnya untuk bisa kabur.

Baca: Isak Tangis Warnai Pemakaman 1 Keluarga dalam Satu Liang, Korban Tabrakan Sempati Star vs Xenia

Dari jumlah itu, 27 sudah berhasil ditemukan termasuk pembobol utama.

Kemudian satu napi ditemukan sudah tewas yang mengapung di sungai kawasan Meunasah Pante Kecamatan Lhoksukon, pada Selasa (18/6/2019) sekira pukul 09.00 WIB.

Dengan menyerahkan satu napi lagi, sehingga tersisa napi yang masih kabur 44 orang lagi.

"Napi yang menyerahkan diri tersebut adalah Abdul Hamid," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambinews.com.

Baca: Begini Cara 73 Napi Kabur di Rutan Lhoksukon Aceh Utara

Abdul Hamid datang ke Mapolres Aceh Utara didampingi pihak keluarganya.

Hamid yang terlibat kasus narkoba divonis delapan tahun penjara pada 10 Januari 2018.

Namun, sebagian hukuman sudah dijalani, sehingga tersisa hukuman lima tahun 10 bulan tujuh hari.

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

Sementara itu Kepala Cabang Rutan Lhoksukon, Yusnal SH kepada Serambinews.com menyebutkan ia merasa bersalah melarikan diri dari rutan.

Ia melarikan diri karena secara spontan ikut-ikutan.

"Untuk itu kami mengimbau kepada napi lain supaya segera menyerahkan diri secepatnya ke petugas," ujar Yusnal.(*)

Baca: Donald Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia dan China Peringatkan AS Menahan Diri

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved