Erdogan Ngotot Beli Rudal S-400 Rusia, Amerika Serikat Bersiap Beri 3 Sanksi kepada Turki

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan bersiap menjatuhkan tiga paket sanksi kepada Turki buntut pembelian S-400 dari Rusia.

Erdogan Ngotot Beli Rudal S-400 Rusia, Amerika Serikat Bersiap Beri 3 Sanksi kepada Turki
Sputnik/Alexey Malgavko
Sistem pertahanan anti-serangan udara bikinan Rusia, S-400.(Sputnik/Alexey Malgavko) 

Meski Trump terkesan menahan diri, dia pernah menggandakan tarif untuk produk baja Turki setelah Ankara menolak melepaskan pendeta Andrew Brunson Agustus lalu.

Meski begitu, Turki masih kukuh untuk membeli S-400 dengan Erdogan yakin, dia bisa membujuk Turki bahwa pembelian rudal itu bukanlah masalah besar.

Erdogan: S-400 Tiba di Turki Paruh Pertama Bulan Depan

Rudal S-400
Rudal S-400 ()

Presiden Recep Tayyip Erdogan berharap pengiriman sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia dapat dilakukan awal Juli dan tiba di Turki pada paruh pertama bulan depan.

Pernyataan Erdogan itu disampaikan di tengah tekanan AS yang mendesak pembatalan pembelian sistem pertahanan udara mutakhir buatan Rusia tersebut.

Pentagon bahkan mengancam bakal mengeluarkan Turki dari daftar pembeli maupun program pengembangan jet tempur F-35 jika Ankara tetap bersikeras untuk mendapatkan S-400.

"Saya percaya (S-400) itu akan mulai tiba pada paruh pertama bulan Juli mendatang. Rekan yang bertanggung jawab atas jadwal telah mengikuti masalah ini," kata Erdogan seperti dikutip penyiar CNN Turki, Minggu (16/6/2019).

Kesepakatan pembelian antara Ankara dengan Moskwa tersebut telah menjadi sumber utama ketegangan antara Turki dengan AS, dengan Washington mengancam bakal ada konsekuensi atas keputusan Turki.

Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengaku telah mengirimkan surat awal Juni ini yang memperingatkan Turki untuk meninggalkan sistem S-400 selambatnya pada 31 Juli mendatang.

Apabila permintaan itu tidak dipenuhi, maka pilot Turki yang sedang berlatih program jet tempur F-35 akan dikeluarkan oleh AS.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved