Jumlah Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Tersisa untuk 70 Pasangan

Stok buku nikah di kantor kementrian agama Aceh Barat Daya (kemenag Abdya) mulai menipis.

Jumlah Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Tersisa untuk 70 Pasangan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas Kementerian Agama (Kemenag) menunjukan Kartu Nikah di kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (14/11/2018). Kementerian Agama akan mengeluarkan kartu nikah untuk menggantikan buku nikah karena maraknya pemalsuan buku nikah, kartu ini akan segera diterbitkan pada akhir November mendatang. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Stok buku nikah di kantor kementrian agama Aceh Barat Daya (kemenag Abdya) mulai menipis.

Pasalnya, pasca lebaran idul Fitri 1440 H, jumlah pasangan menikah di 'Bumoe Breuh Sigupai' itu mengalami peningkatan secara drastis.

Informasi yang diperoleh, stok buku nikah di Kankemenag Abdya tersisa untuk 70 pasangan catin.

Biasanya, memasuki bulan Juni, stok buku nikah di Kankemenag Abdya berkisar 700 hingga 900 buku nikah, atau untuk 350 hingga 450 pasangan.

Kepala Kankemag Abdya, Iqbal SAg MAg
melalui Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Roni Haldi Lc membenarkan bahwa stok buku nikah mulai menipis akibat lonjakan pasangan yang menikah sangat tinggi.

"Kuota buku untuk Abdya setiap tahun 1300 pasang;" kata Kepala Kankemenag Abdya, Drs Arijal MSi melalui Kasi Bimas Islam, Roni Haldi Lc.

Baca: Dibawa Kabur Maling, Kini Buku Nikah Tersedia Lagi di KUA Banda Sakti Lhokseumawe

Baca: Buku Nikah yang Dicuri Dapat Dijual

Baca: Maling Curi 46 Buku Nikah di KUA Banda Sakti Lhokseumawe, 3 Pasangan Gagal Dapat Buku Nikah

Namun, memasuki pertengahan tahun buku nikah hanya tersisa untuk 70 pasangan catin.

Dengan jumlah 70 pasang itu, Roni mengaku telah meminta tambahan buku nikah untuk 300 pasangan.

Ia menyebutkan, jumlah rata-rata calon pengantin yang nikah sebelum dan sesudah lebaran itu mencapai 150 hingga 180 pasangan yang tersebar di sembilan kecamatan.

"Biasanya, jumlah pasangan yang menikah setiap bulannya itu berkisar 40 hingga 75 pasangan," sebutnya.

Meski begitu, Roni meminta calon pengantin tidak perlu khawatir, mengingat pihaknya telah meminta tambahan buku nikah.

"Insya Allah, kita pastikan stok buku nikah kita hingga akhir 2019 akan tercukupi, apalagi dengan ada tambahan buku nikah untuk 300 pasang," pungkasnya.

Ia menyebutkan, dari sembilan kecamatan yang paling banyak pasangan menikah itu Kecamatan Susoh dan Blangpidie dan Manggeng.KUA Blangpidie sebanyak 30 pasangan, kedua KUA Susoh sebanyak 26 pasang dan KUA Manggeng 24 pasang. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved