Jumlah Pasangan Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Kritis

Stok buku nikah di kantor kementrian agama Aceh Barat Daya (kemenag Abdya) mulai menipis.

Jumlah Pasangan Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Kritis
Tribunnews Bogor
Ilustrasi Buku Nikah 

Jumlah Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Tersisa untuk 70 Pasangan

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE  -  Persediaan buku nikah di Kantor Kementrian Agama Aceh Barat Daya (Kemenag Abdya) mulai menipis.

Pasalnya, pasca lebaran idul Fitri 1440 H, jumlah pasangan menikah di 'Bumoe Breuh Sigupai' itu mengalami peningkatan secara drastis.

Informasi yang diperoleh, stok buku nikah di Kankemenag Abdya tersisa untuk 70 pasangan calon pengantin.

Biasanya, memasuki bulan Juni, stok buku nikah di Kankemenag Abdya berkisar 700 hingga 900 buku nikah, atau untuk 350 hingga 450 pasangan.

Baca: Tak Layak Terima Bansos, 348 Warga Abdya Dicoret dari Daftar Basis Data Terpadu

Kepala Kankemag Abdya, Iqbal SAg MAg melalui Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Roni Haldi Lc membenarkan bahwa stok buku nikah mulai menipis akibat lonjakan pasangan yang ingin menikah.

"Kuota buku nikah untuk Abdya setiap tahun 1.300 eks," kata Kepala Kankemenag Abdya, Iqbal SAg MAg melalui Kasi Bimas Islam, Roni Haldi Lc.

Namun, memasuki pertengahan tahun buku nikah hanya tersisa untuk 70 eks.

Dengan jumlah 70 buku itu, Roni mengaku telah meminta tambahan buku nikah untuk 300 pasangan.

Ia menyebutkan, jumlah rata-rata calon pengantin yang nikah sebelum dan sesudah lebaran itu mencapai 150 hingga 180 pasangan yang tersebar di sembilan kecamatan.

Baca: Hadiri Halal bi Halal IDI, Ini Harapan Bupati kepada Dokter Aceh Timur

"Biasanya, jumlah pasangan yang menikah setiap bulannya itu berkisar 40 hingga 75 pasangan," sebutnya.

Meski begitu, Roni meminta calon pengantin tidak perlu khawatir, mengingat pihaknya telah meminta tambahan buku nikah.

"Insya Allah, kita pastikan stok buku nikah kita hingga akhir 2019 akan tercukupi, apalagi dengan ada tambahan buku nikah untuk 300 pasang," pungkasnya.

Baca: Jika Tak Menyerahkan Diri, Ini Sanksi bagi Napi yang Berhasil Ditangkap

Ia menyebutkan, dari sembilan kecamatan yang paling banyak pasangan menikah itu Kecamatan Susoh dan Blangpidie dan Manggeng. KUA Blangpidie sebanyak 30 pasangan, kedua KUA Susoh sebanyak 26 pasang dan KUA Manggeng 24 pasang.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved