Luar Negeri

Protes Instruksi Donald Trump, Seorang Youtuber Beli Sebuah Kota Kecil di AS dan Ubah Namanya

Kota seluas lima hektar yang merupakan properti komersial itu sempat ditawarkan seharga 900.000 dollar AS (sekitar Rp 12,8 miliar) pada 2016

Protes Instruksi Donald Trump, Seorang Youtuber Beli Sebuah Kota Kecil di AS dan Ubah Namanya
(TWITTER / ELIJAH DANIEL)
Elijah Daniel (24) berfoto di samping papan selamat datang di kota yang dibeli dan diubah namanya menjadi Gay Hell. 

Kota itu terletak sekitar 24 kilometer arah barat laut dari kota Ann Arbor dan disebut memiliki populasi 70 orang.

Melalui akun Twitter miliknya, @elijahdaniel, pria berusia 24 tahun itu mengunggah fotonya saat menandatangani kesepakatan pembelian kota dan foto dirinya berdiri di samping papan selamat datang.

"Sejak hari ini, saya adalah pemilik kota Hell, Michigan. Saya membeli seluruh kota, dan tindakan pertama saya sebagai pemilik adalah mengubah nama kota saya menjadi Gay Hell," tulis Daniel, pada Senin (17/9/2019).

"Dan satu-satunya bendera yang diizinkan untuk dikibarkan adalah bendera kebanggaan," lanjutnya, sembari menambahkan aturan bendera hanya lelucon dan tidak dipaksakan.

Baca: Rumah Seharga Rp 193 Miliar Milik Presiden AS Donald Trump Dibeli Hary Tanoe, Lihat Kemewahannya

Daniel, yang memiliki lebih dari 500.000 subscriber di YouTube, mengatakan, dia berharap tindakannya membeli kota itu akan mendorong orang untuk mengunjungi negara bagian Michigan.

Dilansir New York Post, ini bukan kali pertama Daniel datang ke kota Hell untuk tujuan politis.

Sebelumnya pada 2017 dia sempat berpartisipasi untuk menjadi wali kota sehari dengan membayar 100 dollar AS dan melarang heteroseksualitas di kota itu.(*)

Baca: Sejarah Pesawat Siluman Pertama Dibuat Ketika AS dan Uni Soviet Terlibat Perang Dingin 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved