Tanjung Burang Dalam Perawatan Berkala, KMP BRR Layani Dua Trip

KMP Tanjung Burang yang menjadi armada utama penyeberangan dari Ulee Lheue ke Balohan selain KMP BRR sejak 19 Juni lalu dalam perawatan berkala.

Tanjung Burang Dalam Perawatan Berkala, KMP BRR Layani Dua Trip
For Serambinews.com
Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau Haji Uma didampingi Kapten KMP Tanjung Burang, Ruba'i saat meninjau peralatan keselamatan di kapal tersebut di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Kamis (25/10/2018). 

Tanjung Burang Dalam Perawatan Berkala, KMP BRR Layani Dua Trip

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – KMP Tanjung Burang yang menjadi armada utama penyeberangan dari Ulee Lheue ke Balohan Sabang selain KMP BRR, sejak 19 Juni lalu menjalani perawatan berkala. 

Pengecekan serta perbaikan komponen KMP Tanjung Burang itu berlangsung masih di kawasan dermaga pelabuhan tersebut. 

Untuk sementara, penyeberangan penumpang, angkutan, dan barang dilakukan oleh KMP BRR yang berlayar dua trip dari Banda Aceh ke Sabang. 

Hal itu diungkapkan Kepala TU UPTD Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Sayed Syahrul saat dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (20/6/2019). Dikatakan bahwa selama perawatan 2 sampai 3 hari, Tanjung Burang disandarkan di dermaga Papuyu. 

“Ini perawatan rutin biasa, seperti mengecek alat yang perlu diganti atau diperbaiki. Berdasarkan surat yang kami terima, Tanjung Burang akan beroperasi kembali pada 21 Juni 2019,” ujarnya, dan menyebut bila ada penambahan waktu biasanya akan disurati lagi. 

Baca: Pembangunan Pabrik CPO Abdya, Delapan Tahun Terkatung-katung, Begini Kendalanya

Baca: Kasus KDRT di Nagan Raya Meningkat, Ini Pemicunya

Baca: Plt Sekda Aceh Minta Dana Otsus Dipermanenkan

Meskipun hanya ada satu kapal roro yang beroperasi, lanjut Sayed, lalu lintas di pelabuhan masih terpantau lancar. Hal ini menurutnya karena jumlah penumpang sudah kembali normal. 

“Penumpang dan kendaraan masih bisa ditangani dengan KMP BRR dan kapal cepat. Terkadang ada sedikit penumpukan, tapi bisa terangkut semua,” akunya.

Sayed menjelaskan, untuk sementara ini KMP BRR tetap berlayar dua trip dari Banda Aceh. Kapal tersebut bisa mengangkut 20-30 mobil pribadi, 200-an sepeda motor, dan 400-an penumpang untuk sekali trip. 

“Kalau Tanjung Burang belum bisa berlayar pada Jumat (21/6/2019), dan tiba-tiba terjadi lonjakan penumpang, maka trip kapal tersebut bisa ditambah menjadi tiga kali dari Ulee Lheue ke Sabang,” tukasnya.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved