Tiga Bulan Menjabat, Kepala Asrama Haji Aceh Mundur

Drs Taufiq MPd secara mengejutkan mundur dari jabatan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi

Tiga Bulan Menjabat, Kepala Asrama Haji Aceh Mundur
SERAMBINEWS.COM/Foto Humas Kemenag Aceh
Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin SE 

BANDA ACEH - Drs Taufiq MPd secara mengejutkan mundur dari jabatan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Aceh. Padahal, dia baru tiga bulan memangku jabatan itu sejak dilantik pada 6 Maret 2019.

Kepala Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Aceh, H Saifuddin SE kepada Serambi, Rabu (19/6) mengatakan pihaknya sudah menerima surat keputusan (SK) pergantian Taufiq dari Menteri Agama dengan nomor B.II/3/16711 tertanggal 8 April 2019.

Dalam SK yang ditandatanggani Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof Dr Phil HM Nur Kholis Setiawan MA itu dijelaskan bahwa surat pengunduran diri Taufiq dari jabatan Kepala UPT diajukan pada 11 Maret 2019. Namun, Menteri Agama baru mengeluarkan keputusan pemberhentian Taufiq dari jabatannya secara resmi terhitung 1 Mei 2019. Taufiq kemudian diangkat menjadi Pengadministrasian (Staf) pada UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Saat ini belum diketahui siapa pengganti Taufiq. “Posisi Kepala UPT Asrama Haji saat ini masih kosong. Kita belum tahu siapa yang akan ditempatkan oleh Setjen Kemenag, karena itu kewenangan mereka,” kata Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin.

Ia tidak tahu persis apa alasan Taufiq melepaskan jabatan yang baru diberikan kepadanya itu. “Alasannya mundur kita tidak tahu,” ujar Saifuddin.

Begitupun, saat dikonfirmasi Serambi dengan beberapa kali menghubungi nomor telepon yang sering digunakannya, Taufiq tak mengangkat Hp. Pesan yang dikirim melalui SMS dan WhatsApp (WA) pun tidak dibalasnya.

Sebelumnya, Taufiq dilantik sebagai Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh menggantikan Taufik Abdullah yang sudah empat tahun menjabat posisi itu. Pelantikan dilakukan Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh atas nama Menteri Agama RI.

Sebelum pergantian Kepala UPT Asrama Haji terjadi, Saifuddin mengatakan Taufiq pernah menjumpai pihaknya dan mengeluhkan bahwa kepala UPT lama, Taufik Abdullah, tidak mau meninggalkan jabatan tersebut.

Saat itu, kata Saifuddin, Taufiq tidak pernah mengeluh tidak sanggup mengemban amanah tersebut. “Tidak pernah dia sampaikan tidak sanggup, namun hanya mengatakan bahwa pejabat lama dalam hal ini tidak berkenan meninggalkan jabatannya,” ujar Saifuddin.

Sementara itu, Taufik Abdullah yang dikonfirmasi Serambi membantah dirinya tidak mau meninggalkan jabatan Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh. “Semua itu fitnah yang disebarluaskan oleh pihak Kanwil Kemenag Aceh,” katanya.

Kepada Serambi dia sampaikan bahwa proses pergantian dirinya dengan Taufik menyalahi aturan. Untuk itu, dia mengadukan persoalan itu kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebagai atasannya sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 44 Tahun 2014.

“Pergantian tersebut menyalahi aturan, maka dengan sendirinya batal karena Kakanwil tak punya kewenangan untuk memberhentikan, memindahkan, memutasikan, dan melantik pejabat di lingkungan UPT Asrama Haji,” demikian Taufik Abdullah. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved