Mihrab

Ilmu Fardhu Ain Wajib Dipelajari Setiap Muslim

Dalam konsep Islam, pemisahan ilmu dunia akhirat tidak dikenal. Konsep ini justru diperkenalkan oleh seorang

Ilmu Fardhu Ain Wajib Dipelajari Setiap Muslim
IST
Chalidin Yacob

BANDA ACEH - Dalam konsep Islam, pemisahan ilmu dunia akhirat tidak dikenal. Konsep ini justru diperkenalkan oleh seorang orientalis asal Belanda, Snouck Houghrounje. Dalam konsep Islam yang berlaku adalah ilmu fardhu ain dan fardhu kifayah. Ilmu fardhu ain adalah ilmu yang wajib dipelajari oleh setiap muslim, sementara ilmu fardhu kifayah wajib secara kolektif.

Demikian antara lain disampaikan Ustaz Dr Tgk Chalidin Yacob MA Jp, Anggota Dewan Ulama Nasional Australia, saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Rabu (19/6) malam.

“Agama sesuai akal. Jika ada yang salah dalam agama, maka akal kita yang salah bukan agama. Banyak muslim yang melalaikan ilmu fadhu ain, misal aurat masih terbuka saat shalat baik laki-laki maupun perempuan,” ujarnya.

Dalam ilmu fardhu ain, kata Tgk Chalidin, ilmu tauhid lah yang utama. Jika ilmu tauhid belum mantap, maka dapat merusak ilmu lainnya seperti fiqh. “Dalam persoalan tauhid sami’na wa atha’na (dengar dan taat),” ucapnya.

Dalam hadis dikatakan bahwa menuntut ilmu adalah fardhu, baik laki-laki maupun perempuan. Disebutkan, di antara ilmu yang banyak, ilmu fardhu ain adalah yang utama sebelum mempelajari ilmu lainnya. Seperti disebutkan dalam kitab Matsailal Muhtady, awal agama adalah mengenal Allah, atau ilmu tauhid. “Ilmu ini adalah yang pertama. Ilmu tauhid itu seperti tanah, ilmu fiqh seperti tumbuh-tumbuhan, ilmu tasawuf seperti pagar,” sebut Dr Chalidin.

Sementara ilmu fardhu kifayah, lanjutnya, hukumnya wajib secara kolektif. Apabila sudah dikerjakan oleh sebagian orang, maka yang lain terlepas dari kewajiban. “Misal, buat pesawat terbang adalah fardhu kifayah. Jika tidak ada yang mau buat pesawat terbang, sehingga kita tidak bisa berhaji, maka kita berdosa semua,” jelasnya.

Begitu juga dengan ilmu tekstil (membuat kain) yang merupakan fardhu kifayah, berguna untuk menutup aurat. Jika tidak ada orang yang mau belajar membuat kain atau ilmu tekstil, sehingga kita tidak punya kain, maka yang lain berdosa.

“Dalam mempelajari ilmu sangat penting menjaga adab kepada guru agar ilmu yang disampaikan menjadi berkah,” pesan Dr Tgk Chalidin Yacob.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved