1,5 Juta Penduduk Mauritania Pilih Presiden Baru, Pemilihan Demokratis Pertama Sejak Tahun 1960

Mantan Menteri Pertahanan Mohamed Ahmed Ould Ghazouani dan sekutu dekat presiden saat ini adalah kandidat paling diunggulkan dalam pemungutan suara.

1,5 Juta Penduduk Mauritania Pilih Presiden Baru, Pemilihan Demokratis Pertama Sejak Tahun 1960
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Bendera, lambang, peta, dan nama resmi negara Mauritania. 

1,5 Juta Penduduk Mauritania Pilih Presiden Baru, Pemilihan Demokratis Pertama Sejak Tahun 1960

SERAMBINEWS.COM, NOUAKCHOTT – Sebanyak 1,5 juta penduduk Mauritania yang memenuhi syarat, berbondong-bondong pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari Sabtu (22/6/2019).

Para penduduk negara yang berada di Afrika Utara itu, akan memilih presiden baru, dalam sebuah pemilihan yang dipandang sebagai pemilihan demokratis pertama, sejak negara itu memperoleh kemerdekaan pada tahun 1960.

Dikutip dari Kantor Berita Turki Anadolu Agency, sekitar 1,5 juta orang Mauritius memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam pemilihan .

Tempat pemungutan suara dibuka pukul 07:00 waktu setempat (07:00 GMT) dan akan ditutup pada pukul 07:00 malam. (07:00 GMT).

Enam kandidat bersaing dalam pemungutan suara untuk menggantikan Presiden Mohamed Ould Abdel Aziz, yang merebut kekuasaan pada 2008 dan kemudian memenangkan pemilihan pada 2009 dan 2014.

Mantan Menteri Pertahanan Mohamed Ahmed Ould Ghazouani dan sekutu dekat presiden saat ini adalah kandidat paling diunggulkan dalam pemungutan suara.

Ghazouani akan bersaing dengan lima kandidat lainnya, termasuk mantan Perdana Menteri Sidi Mohamed Ould Boubacar, yang didukung oleh beberapa partai politik yang berhaluan Islam.

Kandidat lain adalah Biram Ould Abeid (aktivis hak asasi manusia), Mohamed Ould Mouloud (politisi oposisi), Kane Hamidou Baba (akademisi), dan ekonom Mohammed Al-Amin al-Wafi.

Baca: Per Mei 2019, Utang Indonesia Meningkat Jadi Rp4.571,89 Triliun, Ini Besar Pinjaman Luar Negerinya

Baca: Usamah: Aceh Menghargai Kemajemukan, Tapi Semua Pihak Harus Hormati Kearifan Lokal

Sekilas Tentang Mauritania

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved