Ini Enam Penyewa Toko di Peukan Bada yang Rusak Diterpa Angin

Peristiwa angin kencang yang melanda Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (21/6/2019) sekitar 22.45 WIB, merusak enam toko.

Ini Enam Penyewa Toko di Peukan Bada yang Rusak Diterpa Angin
For Serambinews.com
Peristiwa angin kencang yang melanda Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (21/6/2019) sekitar 22.45 WIB, merusak enam toko yang merupakan aset gampong. 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Peristiwa angin kencang yang melanda Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (21/6/2019) sekitar 22.45 WIB, merusak enam toko yang merupakan aset gampong.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar Farhan AP mengatakan, keenam toko tersebut masing-masing dua toko yang membuka usaha kelontong disewa oleh Badrun (57) pensiunan PT Taspen dan beralamat di Lambheu, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.

Lalu, satu unit toko yang membuka service AC ditempati oleh Jhoni (35) serta tiga toko digunakan oleh Desa Lambadeuk sebagai tempat penyimpanan barang atau gudang Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Baca: Angin Kencang Landa Bireuen, Atap Toko Diterbangkan Angin

Baca: BREAKING NEWS - Badai Landa Lhokseumawe

Baca: Diterpa Angin Kencang, Enam Toko Milik Desa di Peukan Bada Rusak

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Farhan kepada Serambinews.com, Sabtu (22/6/2019).

Didampingi oleh Iqbal seorang petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Farhan mengatakan peristiwa angin kencang itu juga mengakibatkan sebuah steling rak mi milik korban.

Lalu, untuk enam toko aset milik gampong tersebut mengalami kerusakan ringan dan sedang dengan kondisi atap diterpa angin.

"Keenam toko milik desa tersebut dibangun pada 2010 lalu. Terkait kejadian itu, petugas BPBD Aceh Besar langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan intansi terkait, mulai koramil dan polsek setempat serta relawan RAPI, perangkat gampong serta unsur Kecamatan Peukan Bada," sebut Farhan.

Akibat kejadian angin kencang yang merusak enam toko serta satu steling mi milik korban tersebut diperkirakan kerugian mencapai Rp 50 juta. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved