Info Singkil

Kepulauan Banyak Layak Jadi KEK Pariwisata

Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Kepulauan Banyak Layak Jadi KEK Pariwisata
Serambinews.com
Sunrise membuka lembaran tahun baru 2019 di Pulau Panjang, salah satu gugusan di Kepulauan Banyak yang masuk dalam wilayah Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, lantaran memiliki persyarat yang dibutuhkan.

Hanya saja, selama ini belum tergarap karena terbatas anggaran yang dimiliki Kabupaten Aceh Singkil.

Terkait hal itu, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid meminta Plt Gubernur mengusulkan menetapkan Kepulauan Banyak menjadi KEK pariwisata.

Agar potensi wisata yang dimiliki wilayah itu tergarap maksimal, sehingga dapat meningkatkan devisa negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Singkil yang saat ini menyandang status kabupaten tertinggal satu-satunya di Aceh.

Dalam kondisi minim fasilitas seperti saat ini, kunjungan wisatawan asing khususnya dari Eropa mencapai seribu orang per tahun.

Wisatawan datang per orangan melalui Sumatera Utara.

"Jika ditetapkan menjadi KEK, kami yakin jumlah wisatawan akan naik signifikan, karena fasilitas pendukung yang selama ini minim akibat keterbatasan anggaran Kabupaten Aceh Singkil, dapat teratasi," kata Dulmusrid, Sabtu (22/6/2019).

Bupati menyebutkan, fasilitas untuk mendukung penetapan KEK Pariwisata Kepulauan Banyak seperti tanah, telah tersedia.

"Kepulauan Banyak memiliki objek wisata lengkap ada alam, budaya, kuliner, serta wisata atraksi. Saya yakin jika menjadi KEK, dapat menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Bupati.(Diskominfo)

Baca: Ketua Parlemen Georgia Mengundurkan Diri, Didemo karena Kunjungan Anggota Parlemen Komunis Rusia

Baca: Bisa Sebabkan Tumor, Jangan Makan Semangka yang Berlubang di Dalamnya

Baca: Sidang Sengketa Pilpres Usai, MK Akan Putuskan Perkara pada 28 Juni 2019

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved