Rumah Satpam Pasar Aceh Ludes Terbakar, Empat Mobil Pemadam Dikerahkan ke Lokasi

Kepala BPBD Aceh Besar, pak Farhan juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos Aceh Besar untuk proses penyaluran bantuan masa panik.

Rumah Satpam Pasar Aceh Ludes Terbakar, Empat Mobil Pemadam Dikerahkan ke Lokasi
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api yang membakar rumah di Meunasah Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (22/6/2019). 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Rumah semi permanen milik Edi Fajri (35), di Gampong Meunasah Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (22/6/2019) sekitar pukul 10.45 WIB, musnah terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena rumah ditinggalkan kosong.

Tapi, seluruh barang dari dalam rumah Satpam Pasar Aceh ini musnah terbakar dan tak ada satu pun yang berhasil diselamatkan, selain pakaian yang melekat di badan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP kepada Serambinews.com, mengatakan sejauh ini apa penyebab dari kebakaran itu belum diketahui dengan jelas, karena untuk penyelidikannya dilakukan oleh pihak kepolisian.

Baca: Soal Misteri Meninggalnya Michael Jackson, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Baca: ACT Terus Membersamai Jutaan Warga Rohingya, ‘Palestina di Asia Tenggara’

Baca: Demi Lindungi Sang Anak dari Kebakaran, Ayah Ibu Gunakan Tubuh Mereka Sendiri sebagai Tameng

Baca: MotoGP Belanda 2019 - Petrucci Akan Pakai Komponen Baru Agar Ducati Malju Makin Cepat di Assen

Namun, kata Kalaksa BPBD Aceh Besar, begitu pihaknya mendapat informasi ada kebakaran di Meunasah Baet, dua unit armada pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi.

"Begitu tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan rumah korban berkonstruksi kayu. Paling yang dapat dilakukan petugas hanya memblokade agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya," kata Farhan.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Iqbal menambahkan pemadaman rumah milik Edi Fajri juga dibantu dua unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh.

"Kepala BPBD Aceh Besar, pak Farhan juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos Aceh Besar untuk proses penyaluran bantuan masa panik," tambah Iqbal.

Sementara itu Kepala DPKP Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos, kepada Serambinews.com, menerangkan Edi Fajri dan istrinya Nurlita (39) tidak ada di rumah.

"Kepada petugas Edi Fajri mengaku mengetahui kebakaran yang menimpa rumahnya setelah ditelepon oleh tetangganya," kata Nurdin.

Menurutnya, warga setempat tidak dapat berbuat banyak saat kebakaran itu terjadi.
Karena, api yang membakar rumah korban berkonstruksi kayu (papan) begitu besar, sehingga warga hanya mampu menghubungi petugas pemadam untuk meminta bantuan pemadaman.

"Api baru mampu dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB. Selain dua unit pemadam kebakaran dari Kota Banda Aceh, dua pemadam kebakaran dari BPBD Aceh Besar juga ikut dikerahkan ke lokasi," tambah Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran, Yudi SH.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved