Luar Negeri

Siap Melawan Bila Diserang, Iran Tegaskan Satu Peluru AS Akan Dibalas dengan 10 Peluru

"Apabila musuh menembakkan sebuah peluru ke arah kami, kami akan menembakkan sepuluh peluru kembali,"

Siap Melawan Bila Diserang, Iran Tegaskan Satu Peluru AS Akan Dibalas dengan 10 Peluru
IRANIAN DEFENCE MINISTRY/AFP
Foto yang dirilis Kementerian Pertahanan Iran pada 22 Juli 2017 menunjukkan deretan rudal pertahanan udara Sayyad-3 milik Iran yang dipamerkan saat peresmian jalur produksinya di lokasi yang dirahasiakan. (IRANIAN DEFENCE MINISTRY/AFP) 

Siap Melawan Bila Diserang, Iran Tegaskan Satu Peluru AS Akan Dibalas dengan 10 Peluru

SERAMBINEWS.COM - Teheran memperingatkan kepada Amerika Serikat agar tidak melancarkan agresi terhadap Iran karena setiap serangan ke negara republik Islam itu bakal membawa konsekuensi serius bagi kepentingan AS di kawasan Teluk.

"(Meski hanya) menembakkan satu peluru ke Iran akan membawa dampak besar terhadap kepentingan Amerika dan juga sekutu-sekutunya di kawasan itu," ujar juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Abolfazl Shekarchi, kepada kantor berita Tasnim, Sabtu (22/6/2019).

"Republik Islam tidak pernah dan tidak akan pernah memulai peperangan."

Baca: Ini Jenis Sebuah Drone Milik Amerika Serikat yang Ditembak Jatuh Oleh Iran 

"Namun jika musuh melakukan kesalahan sekecil apa pun, hal itu akan menghadapi reaksi revolusioner terbesar dari Iran di Asia Tengah dan Barat, dan mereka tidak akan bertahan dalam pertempuran," tambahnya.

"Apabila musuh menembakkan sebuah peluru ke arah kami, kami akan menembakkan sepuluh peluru kembali," kata Shekarchi, dikutip Reuters.

Shekarchi mengatakan, jika Iran diserang, maka pihak lawan akan menerima tanggapan yang tidak dapat diperbaiki dan membuat lawan menyesal.

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

"Amerika dan rekan-rekannya tidak mampu berperang melawan Iran. Amerika tidak memiliki kemampuan untuk menggulingkan rezim Republik Islam. Karena jika mampu, mereka pasti sudah akan melakukannya."

Sebelumnya, pada Kamis (20/6/2019), sebuah drone pengintai milik AS telah ditembak jatuh oleh Iran.

Teheran menyatakan pesawat tak berawak itu telah memasuki wilayah udaranya tanpa izin dan menjadi alasan Iran menembak jatuh pesawat itu.

Baca: Pria Ini Siaran Langsung di Facebook Saat Dikejar Polisi, Mobilnya Hilang Kendali dan Tabrak Tiang

Empat peluru kendali mengudara di sebuah kawasan gurun yang tak disebutkan di Iran. Foto ini diperoleh dari divisi publikasi Garda Revolusi, Sepah News.(SEPAH NEWS/ AFP PHOTO)
Empat peluru kendali mengudara di sebuah kawasan gurun yang tak disebutkan di Iran. Foto ini diperoleh dari divisi publikasi Garda Revolusi, Sepah News.(SEPAH NEWS/ AFP PHOTO) ()
Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved