Drone Milik Amerika Serikat Hancur Ditembak Jatuh Iran, Donald Trump Perintahkan Serangan Siber

residen Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan memerintahkan serangan siber setelah drone mereka ditembak jatuh oleh Iran.

Drone Milik Amerika Serikat Hancur Ditembak Jatuh Iran, Donald Trump Perintahkan Serangan Siber
Reuters TV/IRINN
Inilah penampakan serpihan drone RQ-4A Global Hawk milik Amerika Serikat yang diklaim ditembak jatuh oleh Iran dalam tayangan bertanggal 21 juni 2019 di sebuah lokasi yang dirahasiakan. (Reuters TV/IRINN) 

"Karena berkaitan dengan kebijakan keamanan operasional, kami tidak mendiskusikan operasi dunia maya, intelijen, maupun perencanaannya," ujar Babb.

Tensi antara Iran dan AS sudah memanas sejak Trump mengumumkan menarik diri dari perjanjian nuklir yang dibuat di era Presiden Barack Obama pada 2015.

Pemerintahannya kemudian melakukan manuver dengan menerbitkan sanksi yang bertujuan memangkas penjualan minyak Iran dan mengganggu perekonomiannya.

Serangan siber itu bukanlah yang pertama digunakan Washington kepada Iran.

Sebelumnya terdapat virus Stuxnet yang diciptakan sembilan tahun silam.

Ilmuwan Israel dan AS kemudian menggunakannya untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Teheran kemudian merespson dengan meningkatkan kemampuan sibernya.

Ancam sanksi besar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani (AFP /IRANIAN PRESIDENCY/HO/NICHOLAS KAMM)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berujar, pemerintahannya tengah mempersiapkan paket sanksi baru kepada Iran pasca-insiden drone yang ditembak jatuh.

Pada Jumat (21/6/2019), Trump menepis ancaman militer dengan mengaku dia memutuskan membatalkan serangan sebagai aksi balasan setelah drone mereka ditembak Iran.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved