Isu Calon Ketua DPRA Mulai Mencuat

Internal Partai Aceh (PA) saat ini sedang sibuk membahas bursa calon ketua DPRA untuk periode 2019-2024

Isu Calon Ketua DPRA Mulai Mencuat
DOK SERAMBINEWS.COM
MUZAKIR MANAF,Ketua Umum PA 

* Empat Nama Masuk Bursa

BANDA ACEH - Internal Partai Aceh (PA) saat ini sedang sibuk membahas bursa calon ketua DPRA untuk periode 2019-2024. Informasi yang dihimpun Serambi, sejauh ini sudah ada empat nama yang disebut-sebut akan mengisi posisi pimpinan tertinggi di lembaga dewan tersebut.

Keempat nama tersebut terdiri dari Azhar Abdurrahman, Saifuddin Yahya, Ismail A Jalil, dan Iskandar Usman Al-Farlaky. Azhar Abdurrahman merupakan calon anggota dewan yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) 10 dengan raihan 24.425 suara, Saifuddin Yahya 23.474 suara, Ismail A Jalil 18.722 suara, dan Iskandar yang merupakan calon petahana dari dapil 6 dengan perolehan 17.416 suara.

Menurut sumber Serambi, keempat nama itu saat ini sudah berada di tangan Ketua Umum PA, Muzakir Manaf alias Mualem. Ia menyebutkan, awalnya ada enam nama yang diusulkan kepada Mualem. Dua nama lainnya adalah Tarmizi alias Panyang dan Dahlan Jamaluddin. Tapi, lanjut sumber tadi, belakangan mengerucut menjadi empat nama.

Dari empat nama tersebut, nantinya akan dipilih satu nama oleh Mualem dan ditunjuk sebagai ketua parlemen Aceh. Tapi belum diketahui pasti kapan Mualem akan menetapkan satu nama tersebut. “Penunjukan itu menjadi kewenangan mutlak Mualem,” kata sumber tadi.

Terkait pemilihan ketua DPRA ini, telah diatur jelas di dalam Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Nomor 1 Tahun 2016 tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Pada pasal 60 ayat 1 disebutkan, pimpinan DPRA terdiri dari satu ketua dan tiga wakil ketua. Berikutnya pada ayat 2 dinyatakan, pimpinan DPRA berasal dari partai politik lokal atau nasional berdasarkan urutan perolehan suara terbanyak di DPRA. Sementara terkait ketua DPRA pada ayat 3 dijelaskan, adalah anggota DPRA yang berasal dari partai politik lokal atau nasional yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPRA.

Merujuk hasil Pemilu 2019. PA menjadi partai peraih kursi mayoritas, yaitu 18 dari 81 kursi di DPRA. Disusul Partai Demokrat 10 kursi, Partai Golkar 9 kursi, dan Partai Gerindra 8 kursi. Artinya, posisi ketua DPRA mutlak menjadi milik PA. Sementara posisi wakil ketua DPRA merupakan jatah partai politik pemenang ke dua, tiga, dan empat.

Namun untuk sosok yang akan menempatkan posisi itu sangat tergantung dari siapa yang akan ditunjuk oleh ketua partai tersebut. Ketua Umum PA, Muzakir Manaf alias Mualem yang dikonfirmasi Serambi, Sabtu (22/6) menyatakan belum membahas masalah penunjukan sosok ketua DPRA.

“Belum lagi (bahas), masih dalam samar-samar saja dulu,” kata Mualem menjawab melalui Whatsapp yang saat dikonfirmasi sedang berada di Malaysia.

Ketika ditanya mengenai empat nama yang kabarnya sudah diusulkan kepadanya, Mualem membantah. Ia mengatakan bukan itu orangnya. “Bukan,” ungkap mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini.

Mualem sepertinya masih belum membuka informasi mengenai pemilihan ketua DPRA ke publik. Kendati demikian, dia menyampaikan bagaimana kriteria calon yang akan dia pilih nanti. “(Kriteria calon ketua DPRA harus memiliki) kesetianan disegi apapun,” demikian Mualem.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved