Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah Sabang Mulai Beroperasi

Pondok Pasantren (Ponpes) Tahfiz Sulaimaniyah yang berpusat di Turki akan segera beroperasi di Sabang

Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah Sabang Mulai Beroperasi
IST
Zakaria

SABANG - Pondok Pasantren (Ponpes) Tahfiz Sulaimaniyah yang berpusat di Turki akan segera beroperasi di Sabang. Direncanakan mulai tahun ini, ponpes tersebut akan mulai menerima santri baru. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs Zakaria MM melalui keterangan tertulisnya yang diterima Serambi, Sabtu (22/6).

Dikatakan, Pemko Sabang sudah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Yayasan Sulaimaniyah Tahfiz Center Aceh yang diwakili pembina yayasan, Abi Mansur Ali Hanafi Siregar, soal pinjam pakai tanah dan bangunan.

“Insya Allah, bulan depan Pemko Sabang melalui Dinas Syariah Islam akan membuka pendaftaran penerimaan satri. Jumlahnya akan kami diskusikan kembali,” kata Zakaria.

Kordinator Pesantren Turki Sulaimaniyah Wilayah Sumatera, Taceddin Ince sebelumnya mengutarakan, untuk tahap awal pihaknya akan merekrut sebanyak 40-an santri. Kepada para santri nantinya akan diajari cara menghafal Alquran dengan metode yang mudah.

Ia berharap, dengan berdirinya Ponpes Tahfiz Quran Sulaimaniyah di Sabang, kedepan generasi Indonesia dari Sabang sampai Merauke banyak yang hafal Alquran. “Santri nanti akan dibimbing langsung oleh para alumni Pesantren Sulaimaniyah yang berada di Istanbul,” jelasnya.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin SIKom menyatakan, pihaknya telah lama berupaya menghadirkan Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah di Kota Sabang. “Ini bagian dari program Pemko Sabang, yakni melahirkan generasi Qurani di Kota Sabang,” kata Tgk Agam, sapaan akrab Wali Kota Sabang.

Untuk mendukung program itu, kata Wali Kota, Pemko menyediakan biaya untuk satri/santriwati yang mondok di pesantren maupun dayah sebesar Rp 400 ribu per bulan selama 11 bulan. Pemko Sabang juga menyalurkan biaya pendidikan per santri Rp 2 juta per tahun.

Sementara bagi santri yang mondok diluar Sabang diberikan biaya pendidikan sebesar Rp 2,5 juta per tahun. Bantuan untuk santri tersebut disalurkan melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah.(aji)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved