Abhitech Segera Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pijay, Rp 30 Juta per Rumpon

PT Abhitech bersedia membayar ganti rugi sebesar Rp 30 juta untuk setiap rumpon.

Abhitech Segera Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pijay, Rp 30 Juta per Rumpon
For Serambinews.com
Kamaluddin, Kepala DKP Pijay 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Para nelayan Pidie Jaya kini mulai lega, menyusul dikabulkannya pembayaran ganti rugi rumpon (rumah ikan) oleh PT Abhitech, yang memotong 34 rumpon nelayan di perairan Pidie Jaya beberapa waktu lalu.

Perusahaan tersebut berjanji bahwa ganti rugi akan dilakukan akhir bulan ini.

“PT Abhitech bersedia membayar ganti rugi sebesar Rp 30 juta untuk setiap rumpon,” kata Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Pijay, Ir Kamaluddin, kepada Serambinews,com, Minggu (23/6/2019).

Sebelumnya,  Bupati setempat melayangkan surat kepada perusahaan tersebut untuk menyahuti keluhan nelayan setempat.

Nelayan tidak meminta pembayaran hingga seratus persen atau Rp 60.000.000 per rumpon, tapi hanya setengahnya saja atau lima puluh persen (Rp 30.000.000).

Namun setelah dua kali rapat koordinasi digelar, ganti rugi dimaksud tak juga dibayar.

Emosi para Panglima Laot di tiga kabupaten (Bireuen, Lhokseumawe dan Pijay) memuncak, pada rapat  yang berlangsung, Selasa (28/5/2019) di Hotel Fajar Bireuen.

Karena PT Abhitech tetap berpegang pada hasil rapat yang digelar awal April 2019 di hotel sama.

Sedangkan tiga Panglima Laot lainnya yaitu dari Pidie, Aceh Utara, dan Aceh Timur menyatakan menerima hasil rapat awal April 2019 lalu.

Di mana salah satu poinnya  adalah, bagi nelayan yang kembali memasang rumpon di area yang sudah dibersihkan, maka  ganti rugi sama sekali tidak akan dibayar lagi.

“Ternyata belakangan, nelayan mengangkangi kesepakatan itu. Beberapa nelayan kembali membangun rumpon di tempat itu.Karena itu perusahaan bersikeras tidak mau membayarnya,” kata Elibozar Pasaribu, Perwakilan PT Abhitech kepada Panglima Laot pada rapat tersebut.

Tapi karena ketiga Panglima Laot Kabupaten tetap mendesaknya, sehingga disimpulkan perusahaan akan turun menemui bupati membicarakan hal dimaksud.

Menyusul dilayangkannya surat Bupati Pijay kepada PT Abhitech yang intinya; demi kenyamanan dan kelangsungan kegiatan berikutnya yang akan dilakukan perusahaan, maka Pemkab Pijay meminta kepada  Abhitech agar tuntutan nelayan Pijay dipenuhi.

Akhirnya, PT Abhitech membalas surat Pemkab Pijay dan menyatakan kesediaannya untuk membayar 50 persen atau Rp 30.000.000 untuk setiap rumpon.(*)

Baca: Ambulans dan L300 Tabrakan di Lembah Seulawah

Baca: BMKG Aceh Imbau Masyarakat Tetap Waspada, Kecepatan Angin Bisa Meningkat Dua Kali Lipat

Baca: Usaha Kudeta di Etiopia: Gubernur Dibunuh, Dua Jenderal Ditembak Mati Pengawalnya Sendiri

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved