Anggota DPR RI Dapil Aceh Salim Fakhry: Jangan Jawa Saja yang Diperhatikan, Luar Jawa Juga Lah

Salim Fakhry mengingatkan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar agar tidak hanya memperhatikan pembangunan di Pulau Jawa, tapi juga luar Jawa.

Anggota DPR RI Dapil Aceh Salim Fakhry: Jangan Jawa Saja yang Diperhatikan, Luar Jawa Juga Lah
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
M Salim Fakhry, anggota Komisi IV DPR RI dapil Aceh. 

Anggota DPR RI Dapil Aceh Salim Fakhry: Jangan Jawa Saja yang Diperhatikan, Luar Jawa Juga Lah

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI dari Dapil Aceh, M Salim Fakhry, menghadiri rapat kerja Komisi IV dengan Kementerian LHK di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Pada kesempatan itu, Salim Fakhry mengingatkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar agar tidak hanya memperhatikan pembangunan di Pulau Jawa, tapi juga luar Jawa.

"Jangan yang diperhatikan itu Jawa-Jawa saja. Sedikit-sedikit luar Jawa juga lah" kata Salim Fakhry dalam rapat itu.

Baca: VIDEO - Taman Bunga Ala “Eropa” di Tengah Kota Banda Aceh, Hamparan Bunga Celosia di Gampong Beurawe

Baca: Wali Nanggroe dan Ketua Komisi I DPRA Jumpai Wapres Jusuf Kalla

Baca: Satpol PP dan Pengawas Syariat Razia Kafe, Turnamen Game PUBG di Sigli Dibatalkan

Ia meminta agar KLHK juga memprogramkan pembangunan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

"Tadi saya mendengar paparan Bu Menteri bahwa banyak program bidang kehutanan di Pulau Jawa. Tapi sedikit sekali di luar Jawa. Seperti TNGL Aceh," kata Salim Fakhry.

Ia juga menyebutkan, di Aceh Tenggara terjadi banyak peristiwa banjir bandang dan beberapa titik rawan longsor.

"Tolong Kementerian LHK membuat program sehingga bisa mencegah terjadinya bencana di Aceh Tenggara. Indonesia itu bukan hanya Jawa. Tapi juga mencakup Sabang -Merauke," ujar politisi Partai Golkar ini.

Baca: Petugas TNGL Musnahkan 15 Ton Kayu Hasil Illegal Logging di Hutan Leuser

Baca: Putra Rusli Bintang Diprediksi Lolos ke DPR RI dari Dapil I Lampung, Bagaimana dengan Taufiqulhadi?

Baca: Ini 12 Kloter Haji Aceh yang Sudah Dibentuk, Kloter 1 Masuk Asrama Pada 23 Juli 2019

Salim Fakhry mengatakan, dirinya tidak setuju dengan referendum seperti yang beberapa waktu lalu disuarakan, karena dirinya adalah NKRI.

"Saya NKRI. Tapi isu referendum ini bisa mengguncangkan nasional. Karena itu harus kita perhatikan luar Jawa," ujarnya.

Salim Fakhry juga meminta perhatian Menteri LHK agar memindahkan Kantor TNGL ke Aceh Tenggara, sebab cakupan inti TNGL dan luasan wilayahnya  ada di Provinsi Aceh.

"Saya sudah usulkan hal ini sejak lama. Tapi belum juga direspon. Selama ini Kantor TNGL ada di Sumatra Utara," kata Salim Fakhri kepada Serambinews.com saat rehat rapat.

Ia minta agar aspirasi ini mendapat perhatian dari Kementerian LHK.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved