16 Siswa Aceh Lolos ke Nasional

Sebanyak 16 siswa SMA Aceh lolos ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional

16 Siswa Aceh Lolos ke Nasional
DISDIK ACEH
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Syaridin SPd MPd. 

* Ajang O2SN

BANDA ACEH - Sebanyak 16 siswa SMA Aceh lolos ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional, yang akan diselenggarakan pada 25-31 Agustus 2019 di Kota Banda Aceh. Mereka akan berkompetisi bersama kontingen dari 33 provinsi lainnya di Indonesia, seusai menjadi jawara di tiap cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan dalam ajang serupa tingkat Aceh, 21-24 Juni 2019, di Banda Aceh.

Keenam belas siswa tersebut yaitu Hafiz Prasetia (Langsa) dan Zakiatul Fauzah (Pidie) untuk cabor atletik 100 meter, Agustrianda (Abdya) dan Elfina Damayanti (Aceh Tamiang) untuk atletik lompat jauh, Rafi Fajar Satya (Langsa) dan Cut Safira Alya (Aceh Barat) cabor bulu tangkis, Agung Suanda (Langsa) dan Farah Diva (Langsa) cabor renang gaya dada, Milri Jaza Muridi (Pidie) dan Devi Wulandari (Banda Aceh) untuk cabor karate kata.

Selanjutnya Yusuf Kamil (Banda Aceh) dan Qathrine Nada (Langsa) untuk cabor karate komite bebas, Gunter Lowe (Banda Aceh) cabor silat kelas F putra, Rena Putriana (Aceh Tamiang) cabor silat kelas D putri, Muhammad Farhan (Aceh Tamiang) cabor silat tunggal putra, dan Rizka Sri Wulandari (Banda Aceh) untuk cabor silat tunggal putri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Syaridin SPd MPd saat menutup O2SN tingkat Provinsi Aceh tahun 2019, Minggu (23/6) malam. Di hadapan para atlet dan pelatih, Syaridin menyebut kontingen Aceh untuk ajang nasional akan dibina secara intensif selama sebulan penuh oleh para pelatih yang berkompeten.

“Kami minta persetujuan para kepala sekolah terutama dari daerah agar memberikan izin kepada para atlet pilihan ini. Mereka akan dilatih secara optimal untuk ajang O2SN nasional nanti,” katanya. Dijelaskan, peserta O2SN Aceh yang berasal dari luar Banda Aceh tetap diwajibkan belajar pada pagi hari, di sekolah-sekolah yang ditunjuk Disdik di Kota Banda Aceh.

Menurut Syaridin, proses belajar bagi peserta O2SN di Banda Aceh akan memberikan manfaat bagi mereka, di samping tetap bisa fokus latihan pada cabang olahraga masing-masing. “Hal ini juga memberikan pengalaman baru bagi para peserta dari daerah tentang proses pembelajaran di sekolah perkotaan,” timpalnya.

Untuk diketahui, ajang O2SN tingkat Provinsi Aceh yang digelar pada 21-24 Juni lalu di Banda Aceh, dijuarai oleh kontingen Kota Langsa dengan torehan lima medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Olimpiade yang diikuti 368 siswa SMA dari seluruh Aceh itu berlangsung di sejumlah tempat, di antaranya Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Aula Hotel Grand Aceh Syariah Lamdom, hingga kolam renang TNI Mata Ie.

Pada bagian lain, Kepala Disdik Aceh, Syaridin SPd MPd mengungkapkan bahwa Aceh memiliki tiga cabang olahraga (cabor) unggulan dalam mengikuti O2SN tingkat nasional, 25-31 Agustus mendatang di Banda Aceh. Ketiga cabor yang kerap mendulang prestasi itu yakni renang, karate, dan silat.

“Hampir setiap tahun Provinsi Aceh meloloskan atlet pada cabor tersebut ke tingkat nasional bahkan internasional. Tahun ini kami menargetkan hal tersebut bisa kembali terulang,” kata Syaridin, seraya menyebut pihaknya juga akan menggenjot peserta pada cabor lainnya agar dapat tampil maksimal pada O2SN nasional nanti.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved