Badai Rusak 62 Rumah di Bireuen

Akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kabupaten Bireuen, Sabtu (22/6) lalu, 62 unit rumah rusak

Badai Rusak 62 Rumah di Bireuen
SERAMBI/FERIZAL HASAN
Satu unit pondok Balai Pengajian di Dayah Darussa'adah Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen, roboh diterjang badai, Sabtu (22/6) malam. 

* Enam Orang Terluka

BIREUEN - Akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kabupaten Bireuen, Sabtu (22/6) lalu, 62 unit rumah rusak dan enam orang warga setempat luka ringan.

Dari Posko Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Bireuen diperoleh informasi Senin (24/6) bahwa 62 rumah yang rusak diterjang badai itu terdiri atas 18 unit rusak berat dan 44 unit rusak ringan. Lokasinya tersebar di sebelas kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Pengendali Posko Tagana Dinas Sosial Bireuen, Zulfikar GA kepada Serambi, Senin (25/6) menyebutkan, selain merusak 62 rumah, angin kencang juga mengakibatkan dua balai pengajian dan satu pondok dayah rusak, yaitu satu rusak berat dan dua rusak ringan.

“Badai itu juga merusak 21 tempat usaha, terdiri atas rumah toko (ruko), kios, dan warung kopi dengan kondisi 18 unit rusak berat, tiga rusak ringan,” sebut Adun Tagana, sapaan akrab Zulfikar GA.

Menurut Adun Tagana, selain merusak harta benda, angin kencang itu juga mengakibatkan enam warga mengalami luka ringan akibat terkena serpihan bangunan yang rusak diterjang badai.

“Keenam orang yang luka ringan akibat terkena serpihan bangunan itu alhamdulillah sudah mulai membaik, hanya berobat jalan,” ujar Zulfikar.

Ia tambahkan, pohon-pohon yang tumbang akibat angin kencang itu semuanya juga sudah dibersihkan oleh pihak Taruna Siaga Bencana (Tagana). “Bahkan sebagian bangunan yang rusak ringan sudah diperbaiki pemiliknya. Mereka juga sudah bersih-bersih di lokasi,” ujar Adun.

Pascabencana alam itu, sejumlah relawan dari Tagana, RAPI, Komunitas Kami Peduli Bireuen (KPB), anggota TNI, dan Polri serta relawan dari komunitas lainnya dan masyarakat mendatangi lokasi kejadian. Mereka ikut membantu membersihkan puing-puing bangunan dan pohon kayu yang tumbang diterjang badai.

“Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial juga sudah menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban angin badai serta bantuan bahan bangunan untuk memperbaiki bangunan yang rusak,” pungkas Adun Tagana. (c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved