Diduga Terlibat Penculikan, Warga Peusangan Terlibat

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen yang berkoordinasi dengan Polres Aceh Utara menangkap

Diduga Terlibat Penculikan, Warga Peusangan Terlibat
FOTO DOK POLRES BIREUEN
SEORANG warga Desa Lheung Daneun, Dayah Baroh, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, sekitar pukul 20.00 WIB, Minggu (23/6) diduga terlibat penculikan. 

BIREUEN - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen yang berkoordinasi dengan Polres Aceh Utara menangkap Yu (31), warga Desa Lheung Daneun, Dayah Baroh, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Minggu (23/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Pria Yu diduga menculik NZ (26), warga Desa Meunasah Pantonlabu, Aceh Utara, terkait persoalan utang-piutang. Setelah diculik, korban kemudian dibawa ke Peusangan.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Serambi, Senin (24/6) mengatakan, kasus penculikan itu terjadi 16 Juni lalu di kawasan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Kemudian, keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Aceh Utara. Pihak polres melakukan koordinasi dengan Polres Bireuen untuk mencari keberadaan korban dan posisi tersangka. Kuat dugaan saat itu korban dibawa ke Bireuen dan disekap oleh tersangka.

Berkat kejelian aparat, keberadaan tersangka akhirnya diketahui bahwa ia sedang berada di Desa Paya Cut, Peusangan, sedangkan korbannya disekap di salah satu kebun Desa Leubok Setuy, Peusangan Siblah Krueng.

Tim pun bergerak ke sasaran. Tapi saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Mencegah tersangka melarikan diri akhirnya petugas mengarahkan tembakan ke kaki kiri Yu. Setelah dilumpuhkan barulah Yu berhasil menangkap dan korbannya berhasil diamankan.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Bireuen, tersangka dan korban diserahkan ke Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Mengingat lokasi penculikan itu di kawasan Aceh Utara, maka tersangka dan korban diserahkan ke Polres Aceh Utara untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH sembari menyebut bahwa penculikan itu dilatarbelakangi oleh utang korban kepada tersangka yang belum dilunasi. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved