Citizen Reporter

Konektivitas Sabang-Phuket Dibicarakan di Bangkok

SEJAK Sabtu hingga Minggu, 22-23 Juni 2019, berlangsung dua konferensi tingkat tinggi di Bangkok

Konektivitas Sabang-Phuket Dibicarakan di Bangkok
IST
Dr. AULIA SOFYAN, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, melaporkan dari Bangkok, Thailand

OLEH Dr. AULIA SOFYAN, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, melaporkan dari Bangkok, Thailand

SEJAK Sabtu hingga Minggu, 22-23 Juni 2019, berlangsung dua konferensi tingkat tinggi di Bangkok, ibu kota Thailand, yakni (KTT) Asean Ke-34 dan KTT Ke-12 Indonesia, Malaysia, Thailand - Growth Triangle (IMT-GT).

KTT IMT-GT ini mengangkat tema ‘Memajukan Kemitraan untuk Keberlanjutan’. Tema ini dipilih dengan tujuan untuk meningkatkan sinergi antara Visi Masyarakat Asean 2025 dengan agenda pembangunan berkelanjutan 2030 di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ke acara penting ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, hadir dengan membawa saya dari DPMPTSP Aceh, Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Ir Razuardi MT, dan Plt Direktur PDPA/PEMA, Ir Zubir Sahim. Hadir juga Makmur Budiman SE yang baru terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh.

Di ajang KTT IMT-GT ini, Plt Gubernur Aceh menyampaikan beberapa usulan, misal tentang pentingnya direalisasi konektivitas udara dari Sabang-Phuket-Krabi-Langkawi, kemudian peningkatan konektivitas maritim, pengembangan wisata, program wisata halal, zona ekonomi khusus, program penghijauan kota, dan riset oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Menariknya, usulan Plt Gubernur Aceh itu sudah disepakati oleh ketiga negara (Indonesia, Malaysia, dan Thailand) dalam sebuah perjanjian untuk kemudian dilaksanakan. Ditetapkan pula bahwa di Indonesia ada lima bandara yang akan menjadi pintu masuk langsung dalam kerja sama IMT-GT ini, yaitu: Aceh Besar (Bandara Sultan Iskandar Muda), Sumatera Utara (Bandara Kuala Namu), bandara di Padang, Silangit, dan Tanjung Pandan.

KTT tersebut, sebagaimana dikatakan Plt Gubernur Aceh, merupakan bentuk keseriusan ketiga kepala pemerintahan untuk mewujudkan kerja sama ini secara bersama-sama.

Khusus untuk KTT Ke-12 IMT-GT, delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo. Plt Gubernur Aceh dan sejumlah gubernur lainnya ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT IMT-GT ini.

Pertemuan ini pun dihadiri oleh Brunei-Indonesia-Malaysia-Filipina. Plt Gubernur Aceh juga menghadiri KTT Ke-34 Asean dan dihadiri pula oleh Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohammad. Mereka bahkan foto bersama. Di lain kesempatan, Pak Plt Gubernur juga foto bersama dengan Presiden Jokowi di Bangkok.

Presiden Joko Widodo dalam kegiatan ini, menyampaikan pidato terkait potensi maritim antara provinsi-provinsi yang dihubungkan lautan pada empat negara. Program pemberdayaan ekonomi berbasis kelautan yang inklusif, menurut Presiden Jokowi, juga harus didukung.

Indonesia, kata Presiden Jokowi, memiliki start up perdagangan perikanan yang telah berhasil meningkatkan pendapatan nelayan hingga 20 persen. Ke depan, sektor ini akan ditingkatkan lebih optimal.

Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa sektor pariwisata bahari, misalnya ekowisata berbasis masyarakat serta wisata cruise dan yacht yang melibatkan masyarakat luas juga perlu terus dikembangkan. Karena itu, momen KTT itu harus dimanfaatkan delegasi Indonesia untuk membangun jejaring kerja di antara kalangan swasta.

Apalagi pada 9 November 2018, Menteri Transportasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand menandatangani MoU tentang Revisi dan Ekspansi Konektivitas Udara IMT-GT di Bangkok. Kegiatan ini bersamaan dengan Pertemuan Ke-24 Menteri Transportasi Asean.

Selain menghadiri KTT Asean, Presiden Jokowi juga memimpin KTT Ke-12 IMT-GT dan menghadiri pertemuan ke-13 Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Summit. Semua pertemuan penting ini adalah demi kemajuan ekonomi Indonesia. Cepat atau lambat Aceh juga akan merasakan manfaatnya. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved