Lupa Matikan Kompor Gas, Rumah Warga di Desa Anak Reje di Gayo Luwes Musnah Terbakar

Harta benda yang tersisa yakni seekor sapi yang berada di kandang belakang rumah korban dan sebuah sepeda motor yang kebetulan di parkir di rumah seb

Lupa Matikan Kompor Gas, Rumah Warga di Desa Anak Reje di Gayo Luwes Musnah Terbakar
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kebakaran di Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Jumat (14/6/2019). 

Laporan Rasidan I Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Satu unit rumah warga di Desa Anak Reje Blangpegayon, kabupaten Gayo Lues (Galus) munah terbakar akibat pemilik lupa mematikan kompor gas.

Diduga api menjalar dan membesar saat pemilik rumah bersama anak-anaknya tertidur lelap.

Insiden kebakaran itu menyebabkan rumah yang dihuni Sulaiman (44) bersama istri dan anaknya musnah pada Selasa (25/6/2019) sekira pukul 02.00 WIB dinihari.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, pemilik awalnya Asmawati memasak air menggunakan kompor gas, lantas pergi ke masjid untuk shalat isya dan tidak mematikan kompor tersebut.

Baca: Harga Ikan di Pijay Melonjak, Ini Penyebabnya

Baca: Dishub Lhokseumawe Kembali Gelar Razia Angkutan Umum, Ini Hasilnya

Baca: Haji Uma Jenguk Hafiz Penderita Kanker asal Subussalam di Rumah Sakit Dharmais Jakarta

Bahkan setelah pulang dari masjid langsung tidur dan lupa mematikan kompornya.

Namun sekira pukul 02.00 WIB, anak pemilik rumah mencium bau asap kebakaran, lalu bangun dan berteriak membangunkan yang lain dan melihat api yang bersumber dari kompor tersebut sudah menjalar di dinding rumah dan barang serta isi rumah yang berkontruksi kayu itu.

Harta benda yang tersisa yakni seekor sapi yang berada di kandang belakang rumah korban dan sebuah sepeda motor yang kebetulan di parkir di rumah sebelumnya.

Kepala Dinas Sosial didampingi Ketua Koordinator Tagana Galus, Matseli bersama Sabandi dan anggota lainnya, kepada Serambinews.com mengatakan, sebuah rumah yang hangus terbakar tersebut dihuni keluarga Sulaiman (44) bersama istri Asmawati (42) dan tiga anak Jemilah (16), Asmaini (12) dan Adnan (7).

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun harta benda milik korban tidak bisa diselamatkan,"sebutnya.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved