Polisi Tetapkan Empat Tersangka Pembobol Cabang Rutan Lhoksukon

Polisi menetapkan tiga napi dan satu tahanan sebagai tersangka pembobol Cabang Rutan Lhoksukon, Aceh Utara.

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Pembobol Cabang Rutan Lhoksukon
Dok: Polres Aceh Utara
Polisi tetapkan empat tersangka pembobol Cabang Rutan Lhoksukon, Selasa (25/6/2019). 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara, Selasa (25/6/2019) menetapkan empat dari 73 narapidana (napi) dan tahanan yang kabur dari Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara sebagai tersangka.

Dari empat tersangka tersebut, tiga di antaranya berstatus narapidana dan satu berstatus tahanan.

Mereka adalah Safrijal (42) warga Desa Meunasah Teungoh Kecamatan Simpang Keuramat Aceh Utara, yang dihukum penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan  M Amin (73) Peutuha Peut Dusun Alue Mudek, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Lalu, Nanda Saryulis (22), napi kasus penggelapan asal Desa Tanjong Dalam Selatan Kecamatan Langkahan Aceh Utara.

Tersangka ketiga, Bima Saputra (26) tahanan asal Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap ayah tiri. Kini pria tersebut masih menjalani proses persidangan dalam kasus tersebut.

Sedangkan tersangka keempat, Rahmat Irmawan alias Slamet (35), napi kasus penggelapan asal Desa Buket Antara Satu, Kecamatan Cot Girek Aceh Utara.

Ia dihukum dua tahun penjara dan saat ia kabur, sisa hukumannya tinggal satu tahun lima bulan 17 hari.

Kini pria tersebut sedang menjalani hukuman di Rutan Bener Meriah, karena pada 19 Juni lalu, pihak Rutan memindahkannya bersama 13 napi lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Cabang Rutan Lhoksukon, Aceh Utara Minggu (16/6/2019) sekitar pukul 15.45 WIB dibobol puluhan napi dan tahanan dengan cara merusak tiga pintu.

Sehingga dari 447 total napi dan tahanan, 73 orang berhasil kabur.

Dalam kejadian itu, seorang sipir dan tahanan pendamping (tamping) yang mencoba berusaha menahan mereka, dipukul oleh napi dan tahanan yang kabur.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, kepada Serambinews.com menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan, pembobolan Rutan tersebut pertama kali dilakukan oleh Safrijal.

“Ia mendobrak pintu tiga kali sambil memprovokasi napi dan tahan lain, sehingga yang lainnya ikut-ikutan mendobrak pintu, kemudian kabur,” ujar Kasat Reskrim.(*)

Baca: Polisi Sita Ekstasi, Ganja, dan Tembakau Gorila dari Mantan Suami Denada, Jerry Aurum: Saya Menyesal

Baca: Suami Jual Istri Sah Rp 3 Juta di Facebook Pada Pria Lain, Pelaku Hubungan Intim Bertiga di Hotel

Baca: Palsukan Ijazah S2 & S3 saat Calonkan Diri sebagai Rektor, Pelawak Qomar Ditahan dan Dijemput Paksa

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved