150 Pasangan Suami Istri di Aceh Selatan Ikut Itsbat Nikah

kegiatan yang berlangsung sehari itu sifatnya "One Day Service" dengan melibatkan tiga layanan sekaligus

150 Pasangan Suami Istri di Aceh Selatan Ikut Itsbat Nikah
SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Pasutri di Aceh Selatan sedang mengikuti prosesi itsbat Nikah di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (26/6/2019). 

150 Pasangan Suami Istri di Aceh Selatan Ikut Itsbat Nikah

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Sebanyak 150 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Aceh Selatan menjalani itsbat nikah, Rabu (26/6/2019).

Program yang digelar oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh itu bertujuan untuk mengakomodir kepentingan administrasi kependudukan sebagai warga Negara.

"Sebagaimana diketahui, masih banyak ditemukan pasangan suami istri yang secara sah telah menikah, namun belum mendapat pengakuan dari Negara. Ada berbagai macam faktor, salah satu diantaranya menikah pada saat konflik yang terjadi di Aceh," kata Kasi Bimbingan dan pengawasan Syariat Islam Dinas Syariat Islam Aceh, Hasbi SH kepada Serambi, Rabu (26/6/2019).

Baca: Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya Dicopot, Diduga Ini Penyebabnya

Hasbi juga menjelaskan, kegiatan yang berlangsung sehari itu sifatnya "One Day Service" dengan melibatkan tiga layanan sekaligus.

Yaitu sidang itsbat nikah oleh Mahkamah Syar'iyah, penerbitan buku akta nikah oleh Kementerian Agama dan penerbitan akta kelahiran oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Pelaksanaan itbat nikah sudah dilakulan dari tahun 2012, jumlahnya bervariasi dan turus meningkat. Di tahun 2019 ini 150 pasangan untuk masing-masing kabupaten/kota. Itsbat nikah ini dilakukan secara terpadu bersama dengan Mahkamah Syariah, Kemenag Kabupaten, Disdukcapil, Dinas Syariat Islam provinsi dan kabupaten," pungkasnya.

Pantauan Serambinews.com, kegiatan itsbat nikah ini dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran yang dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, Dr MK Elidar S.SAg. M.Hum, Plt Kadis Syariat Islam Aceh Selatan, Indra Hidayat S.Ag M.Ag, Kepala Disdukcapil Aceh Selatan, H Lahmuddin MSi dan Kemenag Aceh Selatan.

Baca: Kisah Pilu Wanita Indonesia yang Dijual Menikahi Pria China, Dipukuli Suami dan Dilecehkan Mertua

Plt Kadis Syariat Islam Aceh Selatan, Indra Hidayat S.Ag M.Ag mengatakan, itsbat nikah ini penting untuk memberi kepastian hukum yang berikutnya keluarga akan lebih mudah memperoleh hak-hak administrasi kependudukan.

Halaman
12
Penulis: Taufik Zass
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved