Luar Negeri

Hasil Survei Banyak Warga di Negara-negara Arab Mengaku Tidak Lagi Relijius

Demikian hasil survei terbesar dan paling mendalam yang dilakukan di Timur Tengah dan Afrika Utara

Hasil Survei Banyak Warga di Negara-negara Arab Mengaku Tidak Lagi Relijius
Getty Images
Ilustrasi 

Peran lebih besar kaum perempuan

Kebanyakan warga di negara-negara Arab mendukung hak perempuan untuk menjadi perdana menteri atau presiden.

Hal ini terkecuali di Aljazair karena kurang dari 50 persen dari responden yang ditanyai setuju perempuan menduduki jabatan kepala negara.

Baca: Kisah Pilu Wanita Indonesia yang Dijual Menikahi Pria China, Dipukuli Suami dan Dilecehkan Mertua

Namun, dalam hal kehidupan domestik, kebanyakan warga -termasuk mayoritas perempuan- percaya bahwa suami harus selalu membuat keputusan akhir dalam keluarga.

Hanya di Maroko kurang dari 50 persen populasi berpikir bahwa keputusan akhir harus selalu ada di tangan suami.

Soal LGBT dan "honor killing"

Penerimaan atas homoseksualitas bervariasi, tapi rendah atau sangat rendah di seluruh wilayah negara-negara Arab.

Di Lebanon, meskipun negeri itu menyandang reputasi lebih liberal secara sosial daripada negara-negara tetangganya, angka penerimaan terhadap kaum LGBT hanya 6 persen.

Baca: Warga Palu Dihebohkan Dengan Suara Dentuman Aneh, Ternyata Berasal Dari Ini

Sementara, praktik pembunuhan anggota keluarga demi kehormatan (honour killing) yang dilakukan kerabat sendiri dengan korban sebagian besar perempuan justru masih bisa diterima.

Popularitas Erdogan

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved