Kankemenag Langsa Gelar Manasik Haji, Jamaah Tertua 99 Tahun dan Termuda 18 Tahun 

Kepala Kankemenag Kota Langsa, Drs H Salahuddin MPd, menyebutkan bimbingan manasik haji ini diikuti 222 JCH Kota Langsa yang akan berangkat tahun ini.

Kankemenag Langsa Gelar Manasik Haji, Jamaah Tertua 99 Tahun dan Termuda 18 Tahun 
Serambi
JCH langsa mengikuti manasik haji yang diselenggarakan Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kota Langsa, di aula Cakdon Langsa, Rabu (26/6/2019. SERAMBINEWS.COM/ZUBIR 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 222 Jamaah Calon Haji (JJH) Kota Langsa, Rabu (26/6/2019), mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Langsa, di aula Cakdon Langsa, Rabu dan Kamis, 26-27 Juni 2019.

Kepala Kankemenag Kota Langsa, Drs H Salahuddin MPd, menyebutkan bimbingan manasik haji ini diikuti 222 JCH Kota Langsa yang akan berangkat tahun ini, yakni 86 lelaki dan 136 wanita. 

Baca: Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Abdya Dicopot, Diduga Ini Penyebabnya

"Sebelumnya para jamaah haji Kota Langsa ini juga telah mengikuti bimbingan manasik haji di KUA tingkat kecamatan selama 5 hari," ujarnya.

Drs H Salahuddin menambahkan, dari 222 JCH jamaah tertua adalah Bunah Binti Eje Abdullah berusia 99 tahun asal gampong Paya Bujok Seleumak, dan jamaah termuda adalah Nurul Husna Binti Abdul Azin yang baru berumur 18 tahun asal gampong Daulat.

Menurut Salahuddin, jamaah calon haji Kota Langsa pada tahun 2019 ini tergabung dalam Kloter 07 BTJ Aceh sejumlah 212 orang, dan 10 orang lainnya bergabung dalam Kloter 12 BTI.

Baca: Akibat Produk Pemutih Palsu yang Dipakai Ibunya, Bayi Ini Tertular Alergi Kulit Lewat ASI

Pemberangkatan gelombang I (Jeddah-Mekkah-Madinah), dan diterima di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh, Selasa, 30 Juli 2019 pukul 02.50 WIB, dan diberangkatkan ke Arab Saudi hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 pukul 22.40 WIB.

Kepulangan dari Arab Saudi (Madinah), Selasa, 10 September 2019 pukul 12.30 WAS. Dijadwalkan tiba di tanah air di Bandara SIM, Rabu, 11 September 2019, pukul 00.20 WIB.

Drs H Salahuddin menyampaikan, JCH Langsa mendapatkan bantuan penyelenggaraan haji dari Pemko Langsa, yakni penyediaan bus pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, truk barang bawaan jamaah dan perbekalan haji.

Penyediaan, konsumsi pada saat pemberangkatan dan pemulangan, penyediaan petugas pendamping daerah untuk pemberangkatan dan pemulangan, dan bingkisan dan cinderamata dari Pemko Kota Langsa.

Baca: Penyelundupan 40 Ton Rotan dari Aceh ke Penang Digagalkan

Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM, saat membuka kegiatan ini, menyampaikan, untuk menjadi haji mabrur memang bergantung pada niat. Tetapi, juga bagaimana keseriusan dalam memahami ibadah haji secara optimal.

"Haji mabrur adalah haji yang mampu menghantarkan pelakunya kelak bisa lebih baik daripada sehari-hari sebelum ia berhaji," ujarnya.

Dengan demikian, tambah Marzuki Hamid, haji mabrur sudah pasti maqbul, akan tetapi tidak semua haji maqbul menjadi haji mabrur. Karena kemabruran haji seseorang ditentukan atas ibadah dan amaliahnya setelah pelaksanaan haji nantinya. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved