Kepala Sekolah Cabut Surat Edaran Siswa Wajib Berbusana Muslim, Wali Murid Meneteskan Air Mata

Kepala Sekolah Dasar Karangtengah 3, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, mencabut seluruh surat edaran terkait aturan penggunaan seragam Muslim.

Kepala Sekolah Cabut Surat Edaran Siswa Wajib Berbusana Muslim, Wali Murid Meneteskan Air Mata
KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Kepala Sekolah SD Karangtengah III Pujiastuti saat Memberi Sosialisasi Kepada Wali Murid Rabu (26/6/2019) (KOMPAS.com/MARKUS YUWONO) 

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTAKepala Sekolah Dasar Karangtengah 3, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, mencabut seluruh surat edaran, baik yang pertama maupun revisinya, terkait aturan penggunaan seragam Muslim.

Seragam siswa diserahkan ke wali murid sesuai dengan pedoman yang berlaku.

"Hari ini kami mengundang seluruh wali murid," kata Kepala SD Karangtengah 3 Pujiastuti saat ditemui Kompas.com seusai bertemu dengan wali murid, Selasa (26/6/2019).

Saat berbicara di hadapan wali murid, Pujiastuti terlihat meneteskan air mata.

Ia menjelaskan, agenda pertama ialah melakukan sosialisasi terkait edaran dan revisi.

Meski demikian, revisi yang sudah beredar di media sosial ternyata kembali mengundang polemik.

Untuk itu, pihaknya memilih mencabut dan tidak mengeluarkan surat edaran.

Seluruh seragam diserahkan ke wali murid yang berpedoman pada Permendikbud No 45 Tahun 2014 tentang Seragam

. "Surat edaran tidak ada, semua menyetujui dan bisa menerima. Kami serahkan ke wali masing-masing," ujarnya.

"Dengan adanya pencabutan tersebut, surat edaran yang telah direvisi sudah tidak berlaku lagi," katanya.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved