Breaking News:

Lagi, Ilalang Terbakar di Permukiman Padat Penduduk Banda Aceh, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Ilalang yang rimbun tumbuh di permukiman penduduk kawasan Taman Kota Jalan Tgk Meulagu, Lorong Meulagu I Dusun Rawa Sakti, Gampong Jeulingke,

Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Petugas pemadam Kota Banda Aceh, memadamkan api yang membakar ilalang di Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (26/6/2019) sore. Kebakaran semak belukar itu diduga akibat pembakaran sampah yang tidak diawasi dan dilakukan oleh orang-orang yang tidaik bertanggung jawab. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ilalang yang rimbun tumbuh di permukiman penduduk kawasan Taman Kota Jalan Tgk Meulagu, Lorong Meulagu I Dusun Rawa Sakti, Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (26/6/2019) sekitar pukul 15.05 WIB terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi kebakaran semak belukar di permukiman penduduk tersebut cukup menimbulkan kepanikan warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota (DPKP) Banda Aceh, M Nurdin SSos, menjelaskan untuk memadamkan semak belukar di permukiman warga tersebut, pihaknya mengerahkan satu armada pemadam dari pos Simpang Mesra, Banda Aceh, setelah menerima laporan tersebut.

"Alhamdulillah, api tidak menjalar ke permukiman warga dan sekitar pukul 15.15 WIB, mampu dikuasai petugas," ungkap M Nurdin kepada Serambinews.com.

Ia menjelaskan dari informasi yang diterima petugas pemadam kebakaran Kota Banda Aceh dari Dek Gam (38) seorang saksi yang juga warga sekitar, menyebutkan bahwa dia dikejutkan oleh kemunculan asap yang tebal di sekitar rumahnya.

Ternyata, setelah dipastikan asap tersebut berasal dari belakang rumahnya.

Baca: Kebakaran Ilalang Panikkan Warga Neusu Aceh

Baca: Lahan Ilalang di Baitussalam Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Baca: Petugas Padamkan Kebakaran Ilalang di Lampoh Daya Banda Aceh

"Menurut saksi bahwa area kosong yang ditumbuhi ilalang itu biasanya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Tapi, saksi namun curiga ada orang yang telah membakar sampah, tapi tidak diawasi dan tidak dipadamkan dengan sempurna," sebut M Nurdin

Api yang terlihat mulai membesar dan dikhawatirkan menjalar ke permukiman rumahnya dan rumah warga sekitar, tambah Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Yudi SH, akhirnya saksi meminta bantuan anak-anak kos yang ditemui dan berencana kuliah untuk membantu mengabari petugas pemadam di Pos Simpang Mesra.

"Syukur, semua tertangani dengan baik, sekitar pukul 15.30 WIB setelah petugas memastikan semua aman dan setelah melakukan pendinginan, armada pemadam baru kembali ke pos pemadam di Simpang Mesra,' tambah Yudi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved