Mesir Tahan 8 Orang, Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintah, Rp 212 Miliar Turut Disita

Delapan orang dilaporkan telah ditahan oleh pemerintah Mesir atas tuduhan membantu mendanai rencana penggulingan pemerintahan.

Mesir Tahan 8 Orang, Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintah, Rp 212 Miliar Turut Disita
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Delapan orang dilaporkan telah ditahan oleh pemerintah Mesir atas tuduhan membantu mendanai rencana penggulingan pemerintahan.

Para tersangka juga diyakini merupakan bagian dari organisasi Ikhwanul Muslimin.

Demikian dikutip AFP dari sumber pengadilan.

Mereka yang ditahan termasuk di antaranya adalah pengusaha, jurnalis, dan tokoh politik, yang telah ditahan selama 15 hari, dalam penangkapan yang digambarkan Amnesti Internasional sebagai tindakan mengerikan bermotif politik.

Penahanan delapan individu itu menyusul penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap 19 perusahaan dan bisnis yang dilancarkan di Kairo, Alexandria, dan Ismaila, pada Selasa (25/6/2019).

Penggerebekan itu menjadi tanggapan atas bisnis yang diduga mendanai plot "rencana penggulingan negara dan lembaga pemerintahannya".

Demikian menurut Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataannya.

"Mereka yang ditahan adalah bagian dari rencana bersama dengan kelompok-kelompok yang mengaku mewakili kekuatan politik sipil, yang berusaha melancarkan tindakan kekerasan dan kerusuhan terhadap negara," lanjut pernyataan kementerian.

Sebanyak total 250 juta poundsterling Mesir (sekitar Rp 212 miliar) turut disita dalam penggerebekan.

Pemerintah tidak merinci jenis bisnis yang ditargetkan, namun mengatakan bahwa mereka berafiliasi dengan kelompok Ikhwanul Muslimin yang dilarang.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved