Nova Diperkirakan tak Ada Wakil

Praktisi Hukum Kepemiluan, Imran Mahfudi memperkirakan Nova Iriansyah akan memimpin sendiri roda

Nova Diperkirakan tak Ada Wakil
IST
IMRAN MAHFUDI, Praktisi Hukum Kepemiluan

* Partai Pengusung Sulit Samakan Persepsi

BANDA ACEH - Praktisi Hukum Kepemiluan, Imran Mahfudi memperkirakan Nova Iriansyah akan memimpin sendiri roda pemerintahan sampai berakhirnya periodesasi tahun 2022, meskipun kasus Irwandi Yusuf sudah inkrah.

Menurut Imran, bukan karena tidak adanya calon wakil gubernur (cawagub) pengganti usulan lima partai politik (parpol) pengusung Irwandi-Nova pada Pilkada 2017 yang cocok dengan Nova.

“Banyaklah yang cocok, cuma yang sulit itu menyamakan persepsi dari lima partai pengusung Irwandi-Nova untuk menentukan minimal dua nama untuk diajukan ke gubernur,” kata Imran kepada Serambi, Selasa (25/6).

Menurut Imran, nama cawagub harus sudah diusulkan parpol pengusung ke Gubernur defenitif sebelum tanggal 5 Januari 2021. Sebab sesuai ketentuan posisi wagub pengganti harus sudah dilantik sebelum tanggal tersebut.

Disisi lain, apabila usulan cawagub diusulkan melewati tanggal tersebut, maka diperkirakan tidak bisa dilantik lagi. Karena jabatan wagub pengganti hanya bisa dilantik apabila sisa masa jabatan pemerintah minimal 18 bulan lagi.

“Tapi perkiraan saya sampai dengan tanggal itu belum ada pengganti Pak Nova. Makanya saya memperkirakan jabatan wagub akan kosong sampai 5 Juli 2022,” ungkap Imran.

Untuk diketahui, lima parpol pengusung Irwandi-Nova menyatakan belum membahas persoalan pengusulan nama cawagub pengganti Nova. Kelima parpol tersebut adalah PNA, Demokrat, PDA, PKB, dan PDIP.

Kelima parpol pengusung sepakat akan membahas persoalan cawagub pengganti setelah kasus Irwandi selesai dan gugatan perkara Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) berakhir.

Kendati demikian, PNA, PDA, dan PKB sudah menyiapkan kader terbaiknya untuk diusulkan sebagai cawagub pengganti. Sementara Demokrat dan PDIP belum mau berbicara terlalu jauh mengenai hal ini.

PNA misalnya, mengaku memiliki banyak kader untuk mengisi posisi wakil gubernur, di antaranya Darwati A Gani, Miswar Fuadi, Abrar Muda, Irwansyah, dan Sayuti Abubakar. PKB menyiapkan Tgk Syarifuddin MA, Amrizal SHI, Ruslan M Daud, dan Irmawan. Sementara PDA menyiapkan Tgk Muhibbussabri A Wahab.

Di sisi lain pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur defenitif juga sangat tergantung dengan perkara Irwandi. Praktisi Hukum Kepemiluan, Imran Mahfudi memperkirakan kasus Irwandi akan selesai tahun depan meskipun Irwandi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

“Jika Pak Irwandi dinyatakan bersalah, Pak Nova akan dilantik sebagai gubernur defenitif. Tetapi jika Pak Irwandi bebas, Pak Irwandi akan diaktifkan kembali dan Pak Nova tetap menjabat wagub,” kata Imran.

Kasus Irwandi seperti diketahui, saat ini masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi Jakarta menyusul vonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan yang dijatuhkan hakim dalam sidang kasus suap dan gratifikasi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA). Proses hukum ini diperkirakan akan memakan waktu lama, karena hingga saat ini belum ada kejelasan kapan putusan banding akan turun.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved