Ranpergub Forum PRB Aceh Masuki Tahap Diskusi Publik

Penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh memasuki tahapan diskusi publik ...

Ranpergub Forum PRB Aceh Masuki Tahap Diskusi Publik
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Peserta dan narasumber Diskusi Publik Penyusunan Pergub Forum PRB Aceh, termasuk Kalak BPBA, HT Ahmad Dadek dan Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin, foto bersama seusai seremoni pembukaan di Hotel Sultan Banda Aceh, Rabu (26/6/2019).  

Ranpergub Forum PRB Aceh Masuki Tahap Diskusi Publik

 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh memasuki tahapan diskusi publik yang mengikutkan peserta dari perwakilan organisasi kebencanaan, pemerintah, dan perorangan yang memiliki kapasitas untuk tugas-tugas pengurangan risiko bencana.

Diskusi Publik Penyusunan Pergub Forum PRB Aceh berlangsung di Sultan Hotel Banda Aceh, Rabu-Kamis (26-27/6/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, HT Ahmad Dadek SH.

"Forum PRB sudah terbentuk di hampir seluruh provinsi di Indonesia namun regulasi yang mengatur tentang tupoksi Forum PRB itu sendiri, bisa jadi Aceh yang baru pertama sekali membuatnya. Kita berharap Pergub Forum PRB Aceh ini segera bisa dilahirkan untuk mengatur tugas dan kewenangannya terkait pengurangan risiko bencana," kata Teuku Dadek yang sekaligus menjadi salah seorang narasumber pada diskusi publik tersebut.

Koordinator Penyusunan Pergub Forum PRB Aceh, Kurniawan S SH LLM menjelaskan, diskusi publik hari pertama menghadirkan narasumber Kalak BPBA HT Ahmad Dadek dengan topik bahasan Tatakelola PRB (Kebijakan, Kelembagaan, dan Penganggaran) serta Pilihan Tindakan Upaya PRB.

Baca: Game PUBG Dinilai Racuni Kawula Muda, Dewan Pidie Minta Pemkab Sosialisasi Fatwa MPU

Baca: Besok, Darmili Diperiksa Penyidik Kejati Terkait Kasus PDKS

Baca: Hadirkan Pelaku Bisnis Hingga Pemerintah, Unsyiah Bahas Pola Bisnis Nilam Aceh

Berikutnya, Dr Ir Alvisyahrin MSc dengan topik bahasan Best Practice Upaya PRB di Beberapa Negara dan Daerah di Indonesia dan Strategi dalam Membangun Kemitraan Dalam Upaya PRB.

Pada hari pertama, juga tampil narasumber Risma Sunarty MSi dengan topik bahasan Pentingnya Membangun Ketangguhan Masyarakat terhadap Bencana.

Pada hari kedua, Kurniawan S SH LLM ikut menjadi narasumber dengan topik bahasan Keberadaan Instrumen Hukum di Bidang Kebencanaan. Dilanjutkan oleh Dr Sulaiman SH MH mengangkat topik bahasan Inventarisasi Permasalahan Hukum di Bidang Kebencanaan.

Pada sesi siang, forum diskusi publik tersebut menampilkan narasumber yaitu Ir T Alaidinsyah MEng dengan topik bahasan Sharing Pengalaman PMI dalam Kegiatan Penanggulangan Bencana, dan Fatimahsyam MSi tentang Kebijakan Perempuan yang Pro-perempuan dan Kelompok Rentan.

Fahmi Rizal yang masuk dalam tim penyusunan Pergub Forum PRB Aceh menambahkan, metodelogi diskusi diawali penyampaian presentasi oleh narasumber dilanjutkan dialog dua arah dan masukan dari peserta berdasarkan daftar isian masalah/pertanyaan yang telah disusun oleh setiap narasumber untuk setiap sesi.

"Diskusi menjadi bagian tak terpisahkan dari proses penyusunan Ranpergub Forum PRB Aceh dan semua pemikiran, pendapat, masukan yang berkembang dalam diskusi akan digodok menjadi 'muatan' pergub itu sendiri," kata Fahmi Rizal yang juga Wakil Sekretaris Forum PRB Aceh.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved