Fenomena Baru Penghuni Lapas di Aceh, Dari Kejahatan Konvensional ke Kasus Narkoba

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Aceh, Agus Toyib BcIP SH MH, mengungkapkan fenomena baru kejahatan bagi mantan narapidana (napi) yang..

Fenomena Baru Penghuni Lapas di Aceh, Dari Kejahatan Konvensional ke Kasus Narkoba
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kakanwil Kemenkumham Aceh, Agus Toyib BcIP SH MH. 

Persoalan lain selain narkoba dan over kapasitas, parameter yang menyebabkan Aceh masuk zona rawan adalah rasio sumber daya manusia (SDM) atau sipir dengan jumlah tahanan yang tidak seimbang.

Baca: Besok, Darmili Diperiksa Penyidik Kejati Terkait Kasus PDKS

Menurut Agus, satu sipir di Aceh mengawasi 60-70 narapidana, idealnya 1 petugas mengawasi 20 napi.

“Jika kita bicara rentang kendali pengawasan, di Aceh satu orang sipir mengawasi 60-70 orang. Padahal, idealnya satu sipir banding 20 orang narapidana. Tapi kalau sudah lebih dari itu tidak maksimal lagi,” demikian Kakanwil Kemenkumham Agus Toyib.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved