Berita Foto

FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh

Peserta diajarkan cara memanfaatkan barang bekas untuk diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis

FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk4.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Bross hasil kerajinan peserta pelatihan bagi penyandang disabilitas di BLK Gampong Lamjabat, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk5.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta membuat vas bunga dari karton dan kertas bekas yang dilumuri semen.
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk2.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta memperlihatkan vas bunga yang baru selesai dibuat pelatihan bagi penyandang disabilitas di BLK Gampong Lamjabat, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk1.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta membuat bross dalam pelatihan bagi penyandang disabilitas di BLK Gampong Lamjabat, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk6.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta membuat pola sebelum menjahit dalam pelatihan bagi penyandang disabilitas di BLK Gampong Lamjabat, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk10.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Seorang anak menunggui orang tuanya yang sedang mengikuti pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk15.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Pelatih mengawasi peserta dalam pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk9.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk7.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk8.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk11.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Peserta mencampur semen dengan kain untuk membuat vas bunga saat pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019)
FOTO- FOTO: Melihat Hasil Kerajinan Tangan Karya Penyandang Disabilitas di BLK Banda Aceh - blk14.jpg
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Salah satu bross hasil kerajinan tangan peserta pelatihan bagi penyandang disabilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).

Laporan | M Anshar

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh menggelar Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Bagi Penyandang Disabilitas Kelompok Banda Aceh dan Aceh Besar di Kantor BLK Di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (27/6/2019).

Baca: FOTO- FOTO: Kubangan di Bundaran Lambaro Aceh Besar

Baca: BLK Maritim Dibangun di Lhokseumawe

Para penyandang disabilitas diajarkan cara memanfaatkan barang bekas untuk diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

Ketua Panita Pelaksana, Erlina Marlinda mengatakan, kegiatan selama tiga hari ini diikuti sebanyak 60 peserta dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Baca: VIDEO - Sikat Gigi Massal Murid Disabilitas di Aceh Barat

Baca: Pengelola BLK/LPK Ikut Pelatihan

Para peserta diajarkan berbagai kreatifitas seperti bagaimana cara membuat vas bunga dari bahan botol air mineral bekas yang dicampur semen, membuat bros wanita dan lainnya.

Herlinda menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pendampingan kepada peserta hingga tujuh bulan ke depan sampai hasil kerajinan tangan dapat dipasarkan. (*)

Baca: Organisasi Buruh Disuluh tentang Hak Disabilitas

Baca: Gubuk Penyandang Cacat Hancur Diinjak Gajah

Penulis: M Anshar
Editor: m anshar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved