Klaim Kekuatan Militernya Terkuat di Dunia, Trump: Melawan Iran Tidak Akan Berlangsung Lama

Dalam kicauannya di Twitter Selasa (25/6/2019), Trump mengemukakan bahwa AS merupakan negara dengan kekuatan militer terkuat dunia

Klaim Kekuatan Militernya Terkuat di Dunia, Trump: Melawan Iran Tidak Akan Berlangsung Lama
Staff Sgt. Gustavo Gonzalez / US AIR FORCE / AFP
Personel militer AS dari Pasukan Divisi Lintas Udara 101. 

SERAMBINEWS.COM - Donald Trump menaruh harap jika negaranya jangan sampai berperang dengan Iran.

Namun jika pecah perang, dia yakin Amerika Serikat (AS) tak akan kalah.

Hal ini dilontarkan Trump saat ia mendapat pertanyaan menyoal apakah AS bakal berperang dengan Iran AKIBAT buntut ketegangan yang berlangsung selama dua pekan terakhir.

Dilansir AFP Rabu (26/6/2019), dia menjawab dia berharap AS tidak perlu berkonflik dengan Iran.

Tapi, dia berkata posisi mereka kuat jika perang akhirnya terjadi.

"Kami berada di posisi yang kuat. Melawan mereka tidak akan berlangsung lama. Saya bisa mengatakan itu kepada Anda," kata presiden berusia 73 tahun itu.

Baca: Bertahun-tahun Buron, Mantan Perwira Polri Pembunuh Istrinya Sendiri Berhasil Diciduk

Baca: Daftar Khatib dan Imam Jumat 28 Juni 2019 pada 61 Masjid di Kota Banda Aceh

Baca: Menang Lotre Miliaran Rupiah hingga 14 Kali, Ekonom Rumania Ini Pakai Rumus Rahasia

Dalam kicauannya di Twitter Selasa (25/6/2019), Trump mengemukakan bahwa AS merupakan negara dengan kekuatan militer terkuat dunia dengan anggaran jumbo.

Dalam dua tahun terakhir, Trump mengklaim Gedung Putih sudah menyuntikkan anggaran sebesar 1,5 triliun dollar AS, sekitar Rp 21.262 triliun, untuk belanja militer.

Ketegangan AS dengan Iran semakin panas setelah Teheran mengumumkan telah menembak jatuh drone pengintai Pentagon yang disebut sudah melanggar wilayah mereka.

Trump awalnya memerintahkan aksi militer sebagai balasan atas tertembaknya drone itu.

Baca: Nyaris Picu Perang 2 Negara, Inilah Drone Pengintai RQ-4A Global Hawk Milik AS yang Ditembak Iran

Baca: Drone Milik Amerika Serikat Hancur Ditembak Jatuh Iran, Donald Trump Perintahkan Serangan Siber

Namun, Trump membatalkannya 10 menit terakhir karena korban tewas bisa mencapai 150 orang.

Setelah itu pada Senin (24/6/2019), Trump mengumumkan telah menandatangani perintah eksekutif berisi sanksi bagi sejumlah pejabat senior Iran.

Di antaranya adalah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang membuat Teheran mengecam dan menyatakan AS sudah menutup "pintu diplomasi". (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: Jika Terjadi Perang, Melawan Iran Bakal Berlangsung Cepat"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved