Senator Aceh Ghazali Abbas Sebut Keterlambatan Proyek tak Lepas dari Peran DPRA

Senator Aceh, Ghazali Abbas Adan menyatakan, keterlambatan tender proyek di Aceh dan rendahnya daya serap anggaran tidak terlepas dari peran anggota..

Senator Aceh Ghazali Abbas Sebut Keterlambatan Proyek tak Lepas dari Peran DPRA
SERAMBI/M NAZAR
Anggota DPD RI, Ghazali Abbas Adan 

Senator Aceh Ghazali Abbas Sebut Keterlambatan Proyek tak Lepas dari Peran DPRA

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Senator Aceh, Ghazali Abbas Adan menyatakan, keterlambatan tender proyek di Aceh dan rendahnya daya serap anggaran tidak terlepas dari peran anggota DPR Aceh juga.

"Selama ini saya selalu mengatakan, agar proses tender dan aplikasi pembangunan itu adalah urusannya eksekutif. Tidak perlu dicampuri, terlebih untuk kepentingan pribadi dan kelompok," ujar Ghazali Abbas di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Sebelumnya, Anggota DPRA dari PKS, Bardan Sahidi menyalahkan Plt Gubernur Nova Iriansyah terhadap rendahnya daya serap anggaran. Ia mengingatkan agar Plt Gubernur meningkatkan kinerjanya.

Ghazali Abbas Adan, anggota Komite IV DPD RI yang membidangi anggaran dan keuangan menyatakan,  eksekutif di Aceh sudah dalam rel yang benar merancang rencana pembangunan menggunakan sistem e-planning da e-budgeting untuk tujuan transparansi mulai dari perencanaan sampai kepada penganggaran.

"Hanya saja selama ini yang terjadi banyak  sekali laporan adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu," ujar Ghazali Abbas Adan.

Baca: Pemohon Paspor di Imigrasi Banda Aceh Naik Drastis, Prosesnya Bisa Mencapai Enam Hari

Baca: Ucapan Duka Cita dari DPRK Banda Aceh atas Berpulang ke Rahmatullah Drs. H. Purnama Karya, MM

Baca: Pembatasan Elpiji 3 Kg Buat Masyarakat Aceh Tambah Miskin

Ia mengatakan, pemerintahan Aceh saat ini yang mengusung moto "Aceh Hebat" menginginkan jalannya pembangunan berdasarkan dengan perencanaan yang dimulai dari bawah melalui musrenbang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi.

 "Untuk kelancaran itu, biarkan eksekutif mengerjakannya, karena itu adalah ranahnya ekeskutif. Jangan dicampuri untuk kepentingan-kepentingan lain bersifat pribadi dan kelompok," ujar Ghazali.

Senator Aceh yang dikenal kritis ini menyatakan, selama ini yang menjadi salah satu sebab terhambatnya daya serap anggaran karena selalu kisruh saat pembahasan di DPRA."Itulah sebabnya kemudian APBA ditetapkan dengan Pergub," ujarnya.(*)

 
 

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved