Tiga Kali Gagal, Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggara Dijadwalkan Dicambuk Besok

Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggaraditangkap Satreskrim Polres Agara di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur pada 7 April 2018 karena terlibat judi

Tiga Kali Gagal, Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggara Dijadwalkan Dicambuk Besok
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi penggerebekan lokasi sabung ayam dan pelaksanaan hukum cambuk terpidana pelanggaran syariat Islam di Aceh. 

Tiga Kali Gagal, Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggara Dijadwalkan Dicambuk Besok

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggara dari Partai PDI Perjuangan (PDIP), Timbul Hasudungan Samosir, akan menjalani hukuman eksekusi cambuk pada Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 14.00 WIB di Pelataran Parkir Stadion Haji Syahadat Kutacane, Kecamatan Babussalam.

Bukan hanya oknum Anggota DPRK Agara yang kini terpilih kembali di legislatif periode 2019-2024, juga tiga warga lainnya akan menjalani hukuman eksekusi cambuk karena melanggar qanun Syariat Islam tentang perjudian (maisir).

Baca: Suami Merantau ke Malaysia, Isteri Bersama Mantan Keuchik Diamankan Polres Pidie

Kasatpol PP dan WH Aceh Tenggara, Rahmad Fadli SSTP, kepada Serambinews.com, Kamis (27/6/2019) membenarkan, pada Jumat (28/6/2019) akan dilaksanakan uqubat cambuk diantaranya ada oknum Anggota DPRK Agara, Timbul Hasudungan Samosir bersama tiga orang terhukum lainnya dalam kasus perjudian (maisir).

"Kita telah menyiapkan dua algojo. Namun, karena algojonya berhalangan pada acara aqubat cambuk kita hanya ada satu orang algojonya,"Ujar Rahmad Fadli SSTP.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oknum Anggota DPRK Aceh Tenggara, Timbul Hasudungan Samosir ditangkap Satreskrim Polres Agara di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur pada 7 April 2018 karena terlibat judi sabung ayam.

Baca: REKAMAN CCTV - Berbelok di Penggalan Jalan Lampeuneurut, Pengendara Honda Scoopy Tersapu Fortuner

Selain Timbul Hasudungan Samosir, polisi juga mengamankan dua warga lainnya serta barang bukti berupa lima ekor ayam siam dan uang tunai Rp 460.000.

Terkait kasus tersebut, Timbul Hasudungan Samosir dijatuhi hukuman sebanyak 12 kali cambukan, karena terbukti melanggar Qanun nomor 6 tahun 2014.

Sedianya, ia dicambuk pada 9 November 2018.

Namun gagal karena yang bersangkutan sedang di luar kota menjenguk anggota keluarganya yang meninggal di Samosir, Sumatera Utara.

Baca: Kisah Pilu Wanita Indonesia yang Dijual Menikahi Pria China, Dipukuli Suami dan Dilecehkan Mertua

Karena gagal, Kejari menjadwalkan ulang pada pekan depan, yakni tanggal 16 November 2018.

Namun gagal juga karena kader PDI-P tersebut tak hadir tanpa memberi alasan yang jelas.

Kejari lantas menjadwalkan ulang pada Jumat 7 Desember 2018 kemarin, dan lagi-lagi gagal karena Timbul Hasudungan kembali tak hadir. (*)

Baca: Hari Ini Harga Jual Emas Turun, Berikut Daftar Harganya

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved