Bakar Ibu Tiri hingga Meninggal Dunia, Polisi Tembak Pelaku karena Melawan Saat Ditangkap

Polisi berhasil menangkap Jumasri alias Jum Potlot pelaku pembakar ibu tiri di Dusun III, Desa Sidomulyo,

Bakar Ibu Tiri hingga Meninggal Dunia, Polisi Tembak Pelaku karena Melawan Saat Ditangkap
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Polisi Kejar Jumastri yang tega Bakar Ibunya Hidup-hidup hanya karena Persoalan Uang. Kondisi nek Inem yang mengalami luka bakar akibat dibakar oleh anak tirinya di belakang teras rumahnya yang berada di Dusun III Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring pada Selasa (25/6/2019). 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Polisi berhasil menangkap Jumasri alias Jum Potlot pelaku pembakar ibu tiri di Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulo Banding, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara itu, Jumat (28/6/2019) pagi.

Jum diringkus petugas Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Asahan di kawasan gudang Manggala Jonson, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas di kaki pelaku karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya, Jumasri sempat bersembunyi di kawasan hutan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir sejak Kamis (27/6/2019).

Kemudian pada hari Jumat pagi, pelaku keluar dari persembunyiannya di hutan dan hendak pergi ke Kota Dumai dengan menumpang mobil truk tangki.

Tim Jatanras Polres Asahan yang bekerja sama dengan Jatanras Polda Sumatera Utara, berhasil meringkus tersangka pembunuhan dengan cara membakar ibu tirinya.

"Berdasarkan hasil introgasi awal, tersangka mengaku sakit hati karena sering di caki maki oleh korban," ungkap Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, Jumat.

Dijelaskannya, dalam pelariannya, Jum memotong rambut dan kumisnya untuk mengelabui petugas.

Jum juga sempat melawan saat hendak ditangkap sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur di bagian kakinya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan di jerat dengan pasal 340 KUHP, dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved