Ratusan Wanita Termasuk Mahasiswi Terlibat Prostitusi karena Dililit Utang, Terungkap di Persidangan

Usaha kelompok perekrutan itu diyakini telah mengumpulkan lebih dari 100 juta yen (sekitar Rp 13 miliar) dalam biaya "perekrutan" sejak Juli 2012.

Ratusan Wanita Termasuk Mahasiswi Terlibat Prostitusi karena Dililit Utang, Terungkap di Persidangan
(THINKSTOCK)
Ilustrasi prostitusi online. 

Ratusan Wanita Termasuk Mahasiswi Terlibat Prostitusi karena Dililit Utang, Terungkap di Persidangan

SERAMBINEWS.COM, KYOTO - Ratusan wanita termasuk yang masih berstatus mahasiswi di Jepang, dilaporkan terjerumus ke dunia industri prostitusi akibat terjerat utang.

Hal itu terungkap dalam satu persidangan di pengadilan Distrik Kyoto, Jepang, yang mengadili seorang pria karena terbukti memaksa sejumlah wanita untuk perdagangan seks demi melunasi utang mereka.

Seperti dikutip dari Kompas.com, pengadilan di Jepang, pada Selasa (25/6/2019), menjatuhkan hukuman penjara dua setengah tahun kepada seorang pria yang terbukti memaksa sejumlah wanita untuk perdagangan seks sebagai pelunasan utang.

Baca: Tertangkap Mesum saat Temui Kekasihnya di Aceh, Gadis Asal Pekanbaru Ini Dicambuk 8 Kali

Baca: Suami Merantau ke Malaysia, Isteri Bersama Mantan Keuchik Diamankan Polres Pidie

Baca: Skandal Cinta Terlarang di Aceh Utara, Kenal di FB, 3 Kali Tidur Seranjang dan Rencanakan Pembunuhan

Pengadilan Distrik Kyoto mendapati Yutaro Ogawa (30), pendiri dan pemimpin kelompok perekrutan, bersalah karena memaksa dua wanita untuk masuk ke industri prostitusi dan melanggar undang-undang keamanan kerja, pada Maret dan Juli 2017.

"Tindak kejahatan yang luas, sistematis, dan pekerjaan yang sangat jahat. Tidak ada peluang untuk keringanan hukuman dalam motif terdakwa untuk mendapat keuntungan," kata hakim ketua pengadilan Satoshi Shibayama, dalam putusannya seperti ditulis Kompas.com yang mengutip Japan Today.

Baca: Wali Kota Lhokseumawe Kaget di Daerahnya Ada Wanita Jual Diri di Jaringan Prostitusi Online

Baca: Hotman Paris Bicara Soal Prostitusi Cewek Uzbekistan, Sebut Orang Indonesia Rela Bayar 2 Kali Lipat!

Baca: Polisi Temukan 1.000 Video Panas Artis Prostitusi Online di Ponsel Mucikari Siska

Kasus tersebut tidak hanya menjerat Ogawa, selaku pemimpin kelompok perekrutan, namun juga sejumlah bawahannya.

Namun hakim ketua Shibayama memutuskan bahwa sebagai pemimpin kelompok, Ogawa memikul tanggung jawab yang lebih berat daripada para kaki tangannya.

Meski demikian, hakim menjatuhkan hukuman yang lebih ringan kepada terdakwa, dibandingkan tuntutan jaksa yang mengajukan hukuman penjara selama tiga tahun.

Baca: VIDEO - Wawancara Khusus Germo Prostitusi Online, Ada Penyebutan Nama Darwati, Pejabat hingga Polwan

Baca: BREAKING NEWS - Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi di Lhokseumawe, Delapan Orang Ditangkap

Baca: BERITA POPULER – ‘Peyoples Power’ Abusyik, Tragedi Peudada, hingga Skandal Mesum Istri Anggota Dewan

Karena hakim menganggap cara kelompok itu merekrut para wanita tidak sampai merampak kehendak bebas mereka.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved