Penyair Aceh D Keumalawati Terima Hadiah 1500 Ringgit, dari Lomba Menulis Puisi di Sabah Malaysia
Penyair produktif Aceh, D Keumalawati, Sabtu (29/6/2019) menerima RM 1500 dan piagam sebagai hadiah utama Peraduan Menulis Puisi Asean Mahrajan...
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Penyair Aceh D. Keumalawati Terima Hadiah RM.1500, dari Lomba Menulis Puisi di Sabah Malaysia
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penyair produktif Aceh, D. Keumalawati, Sabtu (29/6/2019) menerima RM 1500 dan piagam sebagai hadiah utama Peraduan Menulis Puisi Asean Mahrajan Persuratan Kesenian Islam Nusantara, di Sabah Malaysia.
D Keumalawati menyertakakan puisi berjudul Tasawuf Daun, yang sekaligus dijadikan judul untuk antoligi puisi bersama yang diterbitkan panitia penyelenggara.
Selain D Keumalawati, dua pemenang lain dalam lomba tersebut adalah Dr Shamsuddin Othman dari Malaysia dengan judul puisi "Lelaki dari Pohon Berembang," dan Siti Rahmah Ibrahim dari Sabah Malaysia dengan puisi berjudul "Alif Lam Mim."
Lomba tersebut diselenggarakan Pejabat ADUN N 24 Membakut bekerjasama dengan Badan Bahasa dan Sastra Sabah (BAHASA), pejabat Daerah Kecil Membakut Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Sabah dan Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP) Cawangan Sabah.
D Keumalawati yang juga Kepala Taman Seni Budaya Aceh diundang khudus ke Sabah menerima hadiah tersebut pada acara Majelis Perasmian Mahrajan Persuratan dan Kesenian Islam Nusantara ke-8 bertempat di Dewan Sei Wawasan Pimping Daerah Kecil Membakut.
Baca: Plt Gubernur, Nova Iriansyah Lantik Pengurus Karang Taruna Aceh
Baca: KMP Teluk Sinabang Mengalami Kerusakan Mesin Utama
Baca: Bawa Pulang Ganja Hasil Panen di Kebun Sendiri, Warga Montasik Ditangkap Petugas
Dalam kesempatan itu Penyair D Keumalawati juga memberi materi dalam Bengkel Puisi di SMK Membakut, bersama pemateri lainnya Nur Aisyah Maidin (Malaysia), Karim Kadir (Malaysia) untuk kelas puisi tradisional (syair), sedang kan untuk kelas puisi moderen dibimbing oleh Fatin Hamama (Indonesia), Ramlie AR (Malaysia) dan Hasmin Azroy Abdullah (Malaysia).
Rangkaian acara lainnya adalah Forum Sastra Islam, Sastra Sufi dengan panelis Ustad Malai Ali Malai Ahmad (Malaysia), Dr Muhammad Nur Samad Kamba(Indonesia), dan Dr Phaosan Jehwae (Thailand) dimoderatori oleh Ustaz Haji Haslan Haji Wasli ( Malaysia).
D Kemalawati menyatakan, anak-anak Sabah begitu antusias mengikuti bengkel puisi dan banyak hal yang bisa dipelajari dari bengkel puisi tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/d-keumalawati-terima-hadiah-15000-rm.jpg)