Jurnalisme Warga

Tempat-tempat Wisata di Aceh Selatan

KABUPATEN Aceh Selatan mayoritas dihuni oleh suku Aneuk Jamee. Ibu kotanya Tapaktuan

Tempat-tempat Wisata di Aceh Selatan
IST
NUR FADHLI, Anggota Warung Penulis (WP) dan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Tapaktuan

OLEH NUR FADHLI, Anggota Warung Penulis (WP) dan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Tapaktuan

KABUPATEN Aceh Selatan mayoritas dihuni oleh suku Aneuk Jamee. Ibu kotanya Tapaktuan. Kota mini di pesisir barat selatan Aceh ini mempunyai banyak julukan. Misalnya,“Kota Naga”, Taluak, bahkan dijuluki “Kota Pala”. Banyak keunikan di kabupaten ini, mulai dari lagenda Tapak Tuan, tradisi, dan bahasa yang digunakan warganya yang hampir sama dengan bahasa Padang.

Sebagai putra asli Aceh Selatan yang lahir dan besar di Damartutong, Kecamatan Samadua, saya ingin menceritakan sedikit keindahan dan keunikan yang ada di kampung halaman.

Saat mahasiswa aktif di sebuah kampus bergengsi di Banda Aceh. Sebagai anak rantau, tentu sering pulang kampung untuk menjenguk keluarga. Terlebih di musim libur kuliah menjelang Lebaran. Kebetulan, Idulfitri 1440 H saya rayakan bersama sanak keluarga, di Aceh Selatan.

Kala mudik, dalam perjalanan yang sedikit melelahkan, saya disuguhi dengan panorama pantai barat selatan Aceh yang begitu indah. Walaupun jarak tempuh dari Banda Aceh ke Aceh Selatan lumayan jauh, hal itu tidak membuat saya jenuh duduk di bangku mobil.

Sebanyak lima kabupaten harus dilewati jika ingin berkunjung ke Kabupaten Aceh Selatan. Mulai dari Kabupaten Aceh Besar hingga Kabupaten Abdya. Lima kabupaten yang terlalui seakan hanya lima desa. Serasa sangat cepat sampai tujuan.

Yang membuat waktu terlalu cepat berlalu adalah keindahan alam sepanjang perjalanan. Mulai dari indahnya Pantai Lhoknga dengan laut biru yang memukau hingga sensasi puncak Gunung Geurutee. Dari titik ini mata akan plong melihat keindahan Samudra Hindia.

Sepanjang perjalanan, saya tidak sabar ingin bertemu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung. Lama sudah menahan rindu silahturahmi, sebab berjauhan tempat tinggal.

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga, barulah saya mengunjungi tempat pemandian “Air Dingin”, kebetulan berada tak jauh dari rumah saya. Air terjun ini merupakan salah satu objek wisata di Aceh Selatan. Airnya yang jernih membuat pengunjung ingin segera mandi dan menikmati rasa sejuk air yang mengalir langsung dari hutan lindung Gunung Leuser.

Tempat pemandian Air Dingin memiliki beberapa tingkatan kolam yang terbentuk secara alami. Mulai dari tingkat pertama tempat air terjun itu berada, hingga tingkatan selanjutnya yang berada di atas air terjun.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved