6 Rumah Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di Gayo Lues, tepatnya di Desa Kutalintang Kecamatan Blangkejeren

6 Rumah Terbakar
SERAMBI/RASIDAN
SEBANYAK enam rumah di Desa Kutelintang, Gayo Lues, Jumat (28/6) sekitar pukul 22.00 WIB, terbakar 

* Tujuh Lainnya Rusak Parah

BLANGKEJEREN - Kebakaran hebat terjadi di Gayo Lues, tepatnya di Desa Kutalintang Kecamatan Blangkejeren, Jumat (28/6) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kebakaran itu menghanguskan enam unit rumah, dan tujuh lainnya mengalami rusak parah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Menurut warga setempat, Anuar, api berasal dari salah satu rumah dan dengan cepat membesar, membakar rumah-rumah di sampingnya. Kepanikan pun terjadi, terutama warga yang rumahnya bersisian atau berdekatan dengan lokasi kebakaran. Mereka berusaha menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan, sehingga menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan.

“Enam rumah hangus terbakar, dan tujuh lainnya rusak, tiga rusak berat dan empat rusak ringan,” sebut Anuar didampingi beberapa anggota Taruna Siaga Bencana (Taruna) Galus, kepada Serambi, Jumat (28/6) malam.

Api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Meski demikian, warga tetap terus berdatangan memadati lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Sosial Galus, Sukri, menyebutkan, keenam rumah yang terbakar itu masing-masing milik Kharudin (52), Pardansyah (39), Ciman (33), Usman (41), Ahmat (64), dan Samsuar (49). “Dari enam rumah itu, tiga rumah habis terbakar, dan tiga lainnya rusak berat dan terbakar sebagian,” sebut dia.

Menurut perangkat desa Kuta Lintang, para korban kini mengungsi ke rumah keluarga lainnya. Sementara warga dengan dibantu aparat TNI dan Kepolisian membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, musibah kebakaran itu terjadi secara tiba-tiba dan api diduga kuat berasal dari salah satu rumah warga. “Satu unit rumah terbakar ini memiliki posisi tepat berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, sehingga api cepat dan meluas akibat angin kencang,” katanya sebagai diberitakan Antara.

Api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam kemudian atau sekitar pukul 23.15 WIB, setelah BPBD setempat menerjunkan lima unit armada mobil pemadam kebakaran. “Total enam kepala keluarga dengan 29 jiwa. BPBD Gayo Lues telah membangun tenda darurat untuk mereka yang mengungsi,” kata Ahmad Dadek. “Sedangkan penyebab kebakaran ini, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat,” imbuhnya.

Pemkab Gayo Lues melalui Dinas Sosial, Sabtu (29/6), menyalurkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran di Desa Kuta Lintang, Blangkejeren, Gayo Lues (Galus). Bupati bahkan juga ikut mengunjungi para korban. Bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok, pakaian dan sejumlah bahan bangunan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Galus, Sukri, didampingi sejumlah anggota Tagana, mengatakan, bantuan untuk korban kebakaran sudah disalurkan dan secara simbolis diterima oleh perangkat desa setempat.

“Selain bantuan masa panik berupa kebutuhan sembako dan pakaian, Pemkab juga menyerahkan bantuan bahan bangunan berupa triplek dan seng masing-masing 60 lembar serta paku dan cat kaleng. Selain itu anggota Tagana juga mendirikan dua tenda pengungsian,”sebut anggota Tagana, Sabandi.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved