Dialog Pembangunan Ekonomi Aceh Hebat di Jakarta Lahirkan Tujuh Rekomendasi

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah langsung merespons tujuh butir rekomendasi tersebut secara cepat.

Dialog Pembangunan Ekonomi Aceh Hebat di Jakarta Lahirkan Tujuh Rekomendasi
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wali Nanggroe dan sejumlah tokih Aceh seusai dialog ekonomi Aceh Hebat di Mes Aceh Jakarta, Minggu (30/6/2019). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dialog Pembangunan Ekonomi Aceh Hebat Forum Silaturahmi Aceh Meusapat yang menghadirkan empat pembicara, dan diikuti lebih dari seratus tokoh Aceh di Jakarta, berhasil melahirkan tujuh butir rekomendasi.

Dialog yang dipandu Pimpinan Redaksi The Jakarta Post Nezar Patria itu, juga dihadiri Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar, Anggota DPR RI asal Aceh T Riefky Harsya, Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf, Wagub Aceh periode 2007-2012 Muhammad Nazar, senator Aceh Sudirman dan Fachrul Razi dan banyak lagi.

Dialog bertempat di Mes Aceh, Menteng, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah langsung merespons tujuh butir rekomendasi tersebut secara cepat.

Baca: Selang Gas Sebuah Warung Nasi di Banda Aceh Bocor, Pemilik, Pekerja dan 1 Unit Sepeda Motor Terbakar

Baca: Tradisi Gubuk Cinta, Gubuk Khusus dari Ayah Untuk Anak Gadisnya Bermalam Dengan Seorang Pria

Baca: Selang Gas Bocor, Pemilik dan Pekerja Warung Nasi Terbakar

"Sebahagian langsung saya respons sekarang ini," kata Nova seraya meminta sejumlah pejabat Aceh yang hadir di acara tersebut maju ke depan.

Tujuh butir rekomendasi tersebut adalah

1. Forum Aceh Meusapat menjadi agenda reguler Pemerintah Aceh sebagai wadah mendiskusikan gagasan, menampung masukan dan menghubungkan kepentingan Aceh. Forum Aceh Meusapat dilaksanakan secara periodik oleh BPPA di Jakarta untuk selanjutnya diarahkan terselenggara bergilir di kabupaten/kota dalam provinsi Aceh demi menggali potensi dan menyiapkan strategi pengembangan sektor ekonomi unggulan sesuai kawasan masing-masing.

2. Mendukung Pemerintah Aceh menyiapkan instrumen dan kebijakan strategis untuk optimalisasi pembangunan ekonomi Aceh melalui sektor prioritas: Pertanian/Perkebunan, Perdagangan, Perikanan dan Pariwasta sebagai upaya menunjang dan memacu akselerasi 15 program unggulan pemerintah Aceh.

3. Meminta bank-bank yang beroperasi di Aceh mengalokasikan pembiayaan maksimal pada sektor-sektor ekonomi prioritas yakni Pertanian/Perkebunan, Perdagangan, Perikanan dan Pariwisata Aceh.

4. Menghimbau pengusaha-pengusaha diaspora Aceh untuk aktif berinvestasi, membina dan mendukung terciptanya lapangan kerja kreatif dan kompetitif di Aceh.

5. Memperkuat sinergi Pemerintah Aceh, dunia usaha/industri, perguruan tinggi dan media dalam implementasi strategi pembangunan ekonomi Aceh Hebat yang berbasis teknologi, data, konektivitas dan kompetensi sumberdaya manusia.

6. Mendorong partisipasi media memberikan informasi mengenai Aceh yang kondusif dan fakta-fakta inspiratif terkait dunia investasi dan pembangunan ekonomi Aceh Hebat.

7. Meminta Pemerintah Aceh untuk membuka Bank Aceh Cabang Jakarta dan mendorong warga Aceh diaspora berpartisipasi dengan membuka rekening dan bertransaksi melalui Bank Aceh Cabang Jakarta.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved