Kerja Sama Bisnis Melayu Aceh Dimulai

Rencana kerja sama bisnis antara pihak Kerajaan Malaysia dengan para pedagang dan pengusaha Melayu Aceh

Kerja Sama Bisnis Melayu Aceh Dimulai
FOTO KIRIMAN JAFAR INSYA REUBEE
PRESIDEN Komuniti Melayu Acheh Malaysia (KMAM), Datuk Mansyur Bin Usman dan para pemilik kedai runcit Aceh meninjau pasokan ikan segar di Paya Jaras Hilir Selangor, Sabtu (29/6). Mulai hari ini, Kerajaan Malaysia resmi menggandeng pedagang Melayu Aceh untuk mendistribusikan ikan murah melalui jaringan kedai runcit Aceh kepada masyarakat Malaysia. 

BANDA ACEH – Rencana kerja sama bisnis antara pihak Kerajaan Malaysia dengan para pedagang dan pengusaha Melayu Aceh, mulai berjalan sejak hari ini.

Kerja sama ini diresmikan oleh Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia, YB Dato’ Salahuddin bin Ayub bersama mantan Pengerusi Majlis Penasihat Kerajaan Malaysia, YABhg Tun Daim Zainuddin, di Paya Jaras Hilir Selangor, Minggu (30/6).

Presiden Komuniti Melayu Acheh Malaysia (KMAM), Datuk Mansyur Bin Usman melalui anggota Komunitas Melayu Aceh, Jafar Insya Reubee kepada Serambi, Sabtu (29/6) mengatakan, tahap awal dari kerja sama ini akan dilaksanakan dalam bentuk penyaluran ikan segar dan beberapa jenis sembako.

“Pihak Kerajaan melalui Suruhanjaya Koperasi Malaysia dan Petro Teguh, akan memantau perkembangan dari kerja sama ini. Jika berjalan lancar, bisa saja akan dilanjutkan ke tahap yang lebih luas,” ungkap Jafar Insya.

Dikatakan, peresmian kerja sama yang dilaksanakan hari ini ditandai dengan dipasoknya 5 ton ikan segar, 5 ton gula pasir, dan satu kontainer telur ayam ke jaringan kedai runcit Aceh di Wilayah Federal Kuala Lumpur.

Untuk ikan segar dipasok oleh Petro Teguh Sdn Bhd dan Go Halal, melalui distributor masing-masing, seperti Koperasi Akrab, KEKAL, dan lainnya.

“Ini tahap awal, untuk selanjutnya akan dilakukan secara terus menerus dan mencakup berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Semuanya atas arahan dari Suruhanjaya Koperasi Malaysia dan Petro Teguh Sdn Bhd,” kata Jafar Insya.

Ditambahkan, menandai peluncuran kerja sama ini, panitia juga menggelar kenduri syukuran dan pasar murah di Pasaraya Aura Sungai Buloh, Selangor.

Pasaraya Aura ini adalah milik Haji Sulaiman, pengusaha asal Aceh di negeri tersebut.

Berdasarkan daftar promo harga yang diperoleh Serambinews.com, di antara barang yang dijual di pasar murah tersebut adalah, gula pasir dan minyak goreng dengan harga masing-masing RM 2,50 per kg (Rp 8.539/kg), serta telur dengan harga RM 9,50 per papan (Rp 32.449).

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved