1.301 Gampong belum Tarik Dana

Hingga 28 Juni lalu, sebanyak 1.301--dari 6.496--gampong di Aceh belum mencairkan dana gampong tahap

1.301 Gampong belum Tarik Dana
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
BUKHARI,Kepala Dinas PMG Aceh 

* Waktu Pencairan Tahap I Sudah Berakhir

BANDA ACEH - Hingga 28 Juni lalu, sebanyak 1.301--dari 6.496--gampong di Aceh belum mencairkan dana gampong tahap pertama tahun anggaran 2019. Padahal, ketentuannya pencairan dana tahap I itu sudah berakhir pada minggu ketiga Juni.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh, Drs Bukhari MM menyatakan, tahapan penyaluran dana gampong dimulai dari penarikan dana tahap I dari kas negara ke kas daerah sebesar 20 persen dari pagu total untuk Aceh tahun 2019 ini sebesar Rp 4,9 triliun. Untuk tahap I jumlah yang harus ditarik sebesar 20 persen atau sekitar Rp 991.1 miliar.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan terakhir yang disampaikan Konsultan Pembina dan Pengawas Dana Desa dari kabupaten/kota kepada Dinas PMG Aceh, sampai posisi 28 Juni 2019, masih ada 1.301 gampong yang belum menarik dana tahap I. Paling banyak, ungkap Bukhari, terjadi di Pidie mencapai 371--dari 730--gampong yang ada.

Di Aceh Utara sebanyak 277 dari 852 gampong yang belum mencairkan dananya, disusul Aceh Timur sebanyak 216 dari 513 gampong. Sementara Kota Banda Aceh masih ada 14 dari 90 gampong yang belum menarik dana tahap I, Aceh Besar masih ada 17 gampong dari 604 gampong yang terdapat di daerah itu, serta kabupaten/kota lainnya.

“Penyaluran dana gampong ini adalah wewenang bupati dan wali kota. Kita tunggu apa kebijakan yang akan diambil para kepala daerah itu terhadap gampong-gampong yang belum menarik dana tahap I,” ujar Bukhari.

Secara umum, kata Bukhari, untuk jatah dana gampong tahap I senilai Rp 991,1 miliar sudah aman, karena seluruh kabupaten/kota sudah menariknya. Yang menjadi kekhawatiran saat ini, tambah Kadis PMG Aceh itu, adalah dana desa tahap II yang penarikannya juga sudah jatuh tempo pada minggu keempat dari rekening kas negara ke rekening daerah.

Dikatakan, informasi dari konsultan pembina dan pengawas dana desa di kabupaten/kota, masih ada tujuh daerah lagi yang belum mencairkan dana desa tahap II dari kas negara ke kas daerahnya. Ketujuh daerah itu adalah Aceh Selatan, jatah dana tahap II senilai Rp 81,4 miliar, kemudian Aceh Timur senilai Rp 154,8 miliar, berikutnya Aceh Jaya Rp 53,6 miliar, Nagan Raya senilai Rp 69,8 miliar, Kota Banda Aceh Rp 29,6 miliar, Kota Lhokseumawe Rp 23,5 miliar dan terakhir Kota Subulussalam 27,7 miliar.

Daerah yang belum menarik atau mencairkan dana desa tahap II sampai batas terakhir penarikannya pada minggu keempat Juni 2019 ini, dikhawatirkan pada bulan Juli ini sudah tidak bisa menarik jatah dana tahap II dari kas negara, karena sudah habis waktu penarikannya. “Kita harapkan, pihak Kanwil Perbendaharaan Aceh, masih mau menerima usulan amprahan ataua pencairan dana desa tahap II pada minggu pertama bulan Juli hari ini,” tutur Bukhari.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Gampong DPMG Aceh, T Zul Husni SSos MSi menambahkan, masa waktu pencairan dana desa tahap I, dimulai bulan Januari sampai Juni minggu ketiga, tahun berjalan dan dana desa tahap II dimulai bulan Maret sampai bulan Juni minggu keempat. Sedangkan dana desa tahap III dimulai awal bulan Juli hingga akhir Desember 2019.

Penyaluran dana desa itu dibagi dalam tiga tahap. Pertama sebesar 20 persen untuk digunakan sebagai dana perencanaan. Tahap II sebesar 40 persen digunakan untuk pelaksanaan pembangunan program dan kegitan yang sudah direncanakan. Serta tahap III sebesar 40 persen untuk penyelesaian program dan kegiatan pembangunan yang sedang dijalankan atau dikerjakan.

Tahapan itu dibuat, kata Zul Husni, dimaksudkan supaya pemerintah kabupaten/kota bersama pemerintah gampong menyusun jadwal perencanaan pelaksanaan pembangunan desanya tepat waktu. Kapan dilakukan musyawarah desa, kemudian usulan perencanaan program dan kegiatan, pelaporan pekerjaan tahun sebelumnya ke pusat, selanjutnya pengesahan RAPB Gampong untuk pelaksanaan dan bahan pencairan dana desa tahap I, II dan III.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved