Pemilik Jaringan The Atjeh Connection Sambut Baik Pembentukan Dewan Ekonomi Aceh

Pengusaha berdarah Aceh pemilik jaringan resto The Atjeh Connection, Amir Faisal Nek Muhammad, memuji langkah Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah...

Pemilik Jaringan The Atjeh Connection Sambut Baik Pembentukan Dewan Ekonomi Aceh
For Serambinews.com
Amir Faisal Nek Muhammad 

Pemilik Jaringan The Atjeh Connection Sambut Baik Pembentukan Dewan Ekonomi Aceh 

 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha berdarah Aceh pemilik jaringan resto The Atjeh Connection, Amir Faisal Nek Muhammad, memuji langkah Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah membentuk Dewan Ekonomi Aceh dan Tim Negosiasi Aceh dalam rangka mendorong Pembangunan ekonomi di Aceh.

"Itu keputusan dan langkah yang bagus. Mestinya dari dulu Aceh sudah punya dewan ekonomi. Saya sudah lama menyampaikan hal ini kepada pemimpin -pemimpin Aceh sebelumnya," kata Amir Faisal menjawab Serambinews.com, di Jakarta, Senin (1/7/2019) malam.

Amir Faisal yang sukses mengembangkan usaha resto Aceh di bawah bendera "The Atjeh Connection" dimintai pendapatnya sehubungan dengan langkah cepat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah membentuk Dewan Ekonomi Aceh dan Tim Negosiasi Aceh menyahuti tujuh butir rekomendasi dialog ekonomi pembangunan Aceh Hebat di Jakarta dua hari sebelumnya.

Ia mengingatkan, agar figur-figur yang nanti duduk dalam dewan ekonomi dan tim negosiasi itu orang yang tepat dan punya koneksi luas di Pusat. "Sehingga bisa langsung kepada sasaran," ujar Amir Faisal yang juga seorang konsultan keuangan internasional.

Sebab menurutnya, dewan ekonomi inilah yang nanti melakukan komunikasi dan koneksi dengan pihak-pihak yang dibutuhkan. 

"Karenanya langkah awal yang harus disiapkan adalah peta potensi ekonomi seluruh Aceh secara detil dan komprehensif. Itulah bahan jualannya nanti," ujar Amir Faisal.

Ia mencontohkan,  potensi pariwisata Aceh adalah pariwisata halal, maka harus disasar pangsa pasar yang tepat, begitu seterusnya dengan potensi-potensi ekonomi yang lain.

Baca: Di Aceh Selatan, Harga TBS Anjlok Hingga Menyentuh Rp 680 per Kilogram

Baca: Kamis, KIP Aceh Jaya Agendakan Pleno Penetapan Calon DPRK Terpilih

 

Baca: Persiraja Store Dibuka, Target Penjualan Tahun Ini Rp 1 Miliar

Amir Faisal juga mengingatkan, bahwa Aceh harus mampu menarik investasi dari BUMN-BUMN di Indonesia. "Sebab BUMN memiliki potensi investasi terbesar di Indonesia. Saya kira Plt Gubernur bersama dewan ekonomi itu nanti langsung bertemu Menteri BUMN membahas hal ini," saran Amir Faisal.

Usulan lainnya, Plt Gubernur Nova Iriansyah membawa serta bupati dan walikota se Aceh menghadap Presiden menyampaikan permintaan keterlibatan BUMN di Aceh. 

"Makanya sebelum ke sana, perlu disiapkan peta konkret potensi ekonomi Aceh dari segala sektor. Jadi pas ketemu langsung teknis sifatnya," demikian Amir Faisal.

Ia sebutkan, apabila BUMN sudah masuk berinvestasi ke Aceh, maka roda ekonomi akan bergerak semuanya. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved